Buka konten ini

MENYAMBUT bulan suci Ramadan, Asialink Hotel by Prasanthi kembali menghadirkan program Iftar Gathering selama satu bulan penuh. Mengusung tema “Moon Like Star”, hotel yang berlokasi di kawasan strategis Nagoya, Pelita, Jalan Nusantara, Lubuk Baja, Kota Batam ini menawarkan pengalaman berbuka puasa dengan sajian khas Nusantara yang menggugah selera.

Program iftar tahun ini disiapkan secara matang dengan konsep indoor dan outdoor. Lokasi utama berada di lantai 3, tepatnya di Cinnamon Restaurant, yang telah dikenal dengan hidangan khas Nusantara dan suasana yang nyaman untuk keluarga maupun rombongan perusahaan.
Pada Jumat (13/2) sore, manajemen hotel menggelar Iftar Gathering Invitation untuk menghadirkan sejumlah perwakilan perusahaan dan tamu undangan.
Kegiatan tersebut menjadi ajang food testing sekaligus promosi awal menjelang Ramadan yang akan dimulai sepekan ke depan.
Hendra, salah satu Manajer Asialink Hotel, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkenalkan cita rasa menu Ramadan kepada calon tamu dan perusahaan.
“Sejauh ini untuk iftar kita selalu ramai. Rasa tetap kita jaga dan harganya juga harga masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihak hotel sengaja mengundang berbagai perusahaan dan calon pelanggan agar lebih mengenal konsep iftar yang ditawarkan, sekaligus membangun kedekatan dengan para PIC perusahaan.
Iftar “Moon Like Star” akan berlangsung selama bulan Ramadan dengan harga Rp180.000 per orang. Namun, hotel memberikan promo early bird sebesar Rp138.000 per orang bagi tamu yang melakukan pemesanan lebih awal.
“Kalau mau early bird, harus memberikan deposit setengah dari harga. Khususnya untuk grup-grup dan untuk personal juga bisa,” jelas Hendra.
Tak hanya untuk rombongan, paket berbuka ini juga terbuka bagi tamu personal dan keluarga. Khusus pembayaran tunai (cash), tamu juga berkesempatan mendapatkan harga early bird Rp138.000.
Dari sisi kualitas, Hendra memastikan tidak ada perbedaan antara paket reguler dan early bird. Seluruh tamu akan menikmati sajian dengan standar yang sama.
Bahkan dalam sesi uji coba menu, para undangan dan perwakilan perusahaan memberikan respons positif terhadap rasa dan variasi hidangan yang disajikan. “Masakan kita khas Nusantara semuanya,” katanya.
Menu favorit yang selalu menjadi primadona adalah aneka seafood. Hendra menyebut udang, sotong, hingga olahan daging menjadi sajian yang paling banyak diminati.
“Udang, sotong, bahkan daging. Seafood memang paling banyak dicari,” ujarnya.
Untuk menjaga variasi dan menghindari kebosanan, menu akan dirotasi setiap hari. Dengan demikian, tamu yang datang lebih dari sekali tetap bisa menikmati pengalaman kuliner yang berbeda-beda setiap hari.
“Mungkin hari Senin ada udang, Selasa ada sotong. Biar tidak bosan,” tambahnya.
Program iftar ini bukan kali pertama digelar.
Setiap tahun, Asialink Hotel konsisten menghadirkan paket berbuka puasa. Tahun lalu, jumlah pengunjung mencapai sekitar 6.000 orang selama 30 hari Ramadan.
Tahun ini, manajemen menargetkan peningkatan yang cukup signifikan, hingga lebih dari 10.000 pengunjung.
“Target kita 10 ribu pengunjung, meningkat dari tahun sebelumnya. Kita optimis karena harga bagus, tidak menguras kantong, dan masakan tetap enak,” kata Hendra.
Dengan lokasi strategis, pilihan indoor dan outdoor, menu Nusantara yang variatif, serta harga bersahabat, Asialink Hotel by Prasanthi optimistis menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Batam untuk berbuka puasa bersama keluarga, sahabat, maupun kolega sepanjang Ramadan 2026. (***)
Reporter : M. SYA’BAN
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI