Buka konten ini
Anambas (BP) – Harapan untuk menyaksikan pembangunan Pelabuhan Multipurpose Teluk Read, Kabupaten Kepulauan Anambas, mulai dikerjakan tahun ini harus ditunda. Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kepulauan Riau resmi menangguhkan proyek strategis tersebut.
Sekretaris Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub-LH) Kabupaten Anambas, Nurullah, mengatakan penundaan disebabkan oleh pergeseran anggaran di tingkat pusat. Pemangkasan ini merupakan bagian dari kebijakan efisiensi belanja negara.
“Anggarannya terkena efisiensi, jadi tahun ini pembangunan tidak bisa dilakukan,” kata Nurullah, Kamis (12/6).
Padahal, pembangunan pelabuhan yang dirancang sebagai pelabuhan pengumpan itu telah masuk dalam rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 dengan nilai Rp25 miliar.
Agar proyek ini tak lenyap dari prioritas nasional, Nurullah mengaku terus berupaya mendorong agar anggaran pembangunan pelabuhan tersebut dimasukkan kembali dalam APBN 2026. Salah satu langkah lobi yang dilakukan adalah dengan mengajak Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, meninjau langsung lokasi pelabuhan.
“Kami ingin memperkuat argumentasi di hadapan Kementerian Perhubungan, khususnya ke Dirjen Perhubungan Darat. Karena itu kami ajak Pak Wagub meninjau langsung minggu lalu,” jelasnya.
Hingga kini, pihak Dishub-LH Anambas masih menjalin komunikasi intensif dengan BPTD Kepri sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Mereka berharap proyek ini tetap masuk dalam agenda prioritas nasional.
“Fungsi pelabuhan ini sangat penting bagi konektivitas Anambas. Kami akan terus dorong agar terealisasi. Untuk sistem pembangunannya, apakah nanti memakai skema multiyears atau tidak, masih belum dipastikan,” tutup Nurullah. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO