Buka konten ini
BATAM KOTA (BP) – Hari kedua pendaftaran jalur afirmasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Batam tahun ajaran 2025/2026 berlangsung pada Selasa (3/6). Hingga pukul 13.00 WIB, tercatat 114 akun telah menyelesaikan seluruh proses pendaftaran.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyampaikan bahwa dari total 1.151 akun yang telah terdaftar dalam sistem, sebanyak 1.037 akun sudah melakukan login. Dari jumlah tersebut, 114 akun telah menyelesaikan proses unggah berkas dan pemilihan sekolah tujuan.
“Sebanyak 114 akun ini sudah menyelesaikan berkas dan memilih sekolah tujuan,” ujar Tri, Selasa (3/6).
Ia menambahkan, meskipun pendaftaran jalur afirmasi telah memasuki hari kedua, masih ada orang tua yang datang ke posko untuk berkonsultasi mengenai kelengkapan berkas, terutama yang berkaitan dengan kepesertaan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Namun, jumlah pengunjung posko cenderung menurun dibandingkan hari pertama. “Masih ada yang datang, tapi tidak banyak,” katanya.
Menurut Tri, penurunan kunjungan ini terjadi karena adanya perubahan sistem layanan. Saat ini, proses pengaturan ulang kata sandi sudah bisa dilakukan langsung di sekolah masing-masing, tidak lagi terpusat di Gedung Gurindam.
“Kalau dulu reset sandi harus ke Gedung Gurindam, sekarang bisa langsung di sekolah. Jadi, tidak terlalu ramai lagi di sini,” jelasnya.
Untuk jalur afirmasi tingkat SD, Disdik Batam menyediakan kuota sebesar 15 persen dari total daya tampung seluruh sekolah negeri, atau sekitar 2.496 siswa. Proses pendaftaran jalur afirmasi ini akan berlangsung hingga 10 Juni 2025. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada Rabu, 11 Juni 2025.
Setelah jalur afirmasi ditutup, pendaftaran akan dilanjutkan dengan jalur domisili dan mutasi pada 11–15 Juni 2025. Hasil seleksi akan diumumkan pada 17 Juni, dan peserta yang lolos diminta melakukan daftar ulang pada 17–19 Juni 2025.
Sementara itu, pantauan Batam Pos di SDN 009 Batuaji menunjukkan suasana yang relatif sepi. Hingga siang hari pada hari kedua pendaftaran, belum tampak orang tua calon murid datang ke sekolah tersebut.
“Sejauh ini belum ada yang datang,” ujar seorang guru di sekolah yang berlokasi di kawasan Tanjunguncang itu.
Sebagai informasi, jalur afirmasi SPMB ditujukan bagi calon peserta didik dari keluarga tidak mampu yang terdaftar dalam program bantuan pemerintah seperti PKH dan DTKS. Jalur ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk memastikan akses pendidikan yang merata dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK