Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan bahwa kabar pekerja migran Indonesia (PMI) yang ditemukan hidup dalam peti es di Vietnam adalah hoaks alias tidak benar. Baik KBRI Hanoi, Vietnam, maupun KBRI Phnom Penh, Kamboja, tidak pernah menerima laporan terkait kasus tersebut.
Kasubdit Kawasan Asia Tenggara Direktorat Perlindungan WNI Kemenlu Rina Komaria mengakui bahwa belakangan ini memang banyak beredar video tentang PMI yang ada dalam peti es dan masih hidup. Ada yang menyebut bahwa PMI tersebut bernama Sri Wahyuni dan berasal dari Jember, Jawa Timur.
“Tapi, setelah ditelusuri, video itu hoaks,” tuturnya saat dikonfirmasi, Selasa (13/5).
Senada, Duta Besar RI untuk Kamboja Santo Darmosumarto juga menyebut bahwa video yang beredar di media sosial tersebut merupakan AI-generated movie. Ketika ditelusuri lebih lanjut, video itu diketahui berasal dari channel YouTube BERKISAH.
Terdapat disclaimer dari channel tersebut bahwa video yang ditampilkan merupakan fiksi atau hasil rekaan. Cerita dibuat dengan penuh drama, misteri, dan imajinasi. Semua kisah dibuat semata-mata untuk hiburan. Tidak ada cerita yang diambil dari kejadian nyata. Jikalau ada kesamaan nama, tempat, atau peristiwa, itu murni kebetulan dan sama sekali tidak disengaja.
Dalam potongan video dan foto dari akun YouTube tersebut, diceritakan adanya penemuan seorang perempuan dalam peti es oleh pihak kepolisian dan bea cukai Vietnam yang bertugas di Pelabuhan Hifong. Setelah dicek, peti es tersebut ternyata dikirim dari Kamboja.
Awalnya, peti es itu diperiksa karena diduga berisi organ tubuh manusia yang diselundupkan. Namun, ketika dibuka, ternyata berisi manusia utuh dalam kondisi hidup. Petugas pun segera mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG