Buka konten ini
MADRID (BP) – Selain Serie A antara SSC Napoli dan Inter Milan, LALIGA merupakan liga elite Eropa lainnya yang belum menahbiskan juara. Hanya, FC Barcelona dengan keunggulan 7 poin (82-75) setelah kemenangan 4-3 dalam El Clasico pada Minggu (11/5) malam, jelas favorit di sisa tiga jornada. Persaingan sengit terjadi di Primeira Liga (Portugal).
Dua klub ibu kota, Lisbon, masing-masing Sporting CP dan SL Benfica mengantongi poin sama, 79 poin, dengan sisa semana (pekan) pemungkas atau ke-34 akhir pekan nanti (18/5). Di akhir pekan kemarin (11/5), keduanya berduel di kandang Benfica, Estadio da Luz, dan berkesudahan 1-1.
Sporting masih berhak memuncaki klasemen karena keunggulan diferensiasi gol. Mantan klub asuhan Ruben Amorim itu surplus 59 gol, berbanding surplus 56 gol milik As Aguias –sebutan Benfica. Jauh lebih ketat dibandingkan musim lalu ketika Sporting finis 10 poin (90-80) di depan Benfica.
”Kami ingin juara dengan memenangi laga terakhir,’’ ucap treinador Sporting Rui Borges seperti dilansir dari O Jogo. Morten Hjulmand dkk menghadapi peringkat kelima Vitoria Guimaraes pada semana terakhir di Estadio Jose Alvalade.
Sementara Benfica melawat ke Estadio Municipal de Braga, kandang klub peringkat keempat SC Braga. Treinador Benfica Bruno Lage menilai timnya gagal mengambil keuntungan saat menghadapi Sporting. Jika memenangi laga bertajuk O Clasico itu, Benfica ada di garis terdepan perebutan gelar juara Primeira Liga.
”Kami memang masih punya peluang memenanginya. Sayangnya, peluang tersebut bukan hanya kami yang menentukannya,’’ kata Lage kepada Maisfutebol. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG