Buka konten ini
BATUAMPAR (BP) – Video sekelompok anak-anak yang tengah menonton video syur di warung internet (warnet) beredar di media sosial (medsos). Warnet tersebut berada di wilayah Tanjungsengkuang, Batuampar, dan video tersebut diambil pada Senin (7/4) lalu.
Dalam video tersebut, terlihat beberapa anak fokus menonton video syur yang diakses melalui game orang dewasa.
Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Batam, Erry Syahrial, mengaku prihatin dengan adanya video tersebut. Ia menjelaskan bahwa anak-anak saat ini sangat rentan atau mudah mengakses hal yang mengandung unsur pornografi.
“Anak-anak sekarang memang gampang sekali mengakses. Bukan hanya warnet, tapi juga di grup-grup media sosial di ponselnya,” ujarnya, Rabu (9/4).
Menurut Erry, dengan mudahnya akses ke pornografi tersebut dapat merusak psikologis dan mengganggu tumbuh kembang anak.
“Adiksi pornografi sangat besar, bisa mengganggu otak dan kecanduan. Nanti mereka ingin mencoba, sehingga timbul kasus kriminal,” katanya.
Erry menilai hal seperti ini harus diantisipasi, khususnya melalui orang dewasa yang berada di sekitar anak. Kemudian, aparat penegak hukum harus turun langsung untuk mengawasi dan menindak.
“Ini tanggung jawab orang dewasa di situ agar anak dihindarkan dari hal-hal ini. Penegak hukum juga harus razia,” ungkapnya.
Menurut Erry, keberadaan warnet memang kerap menimbulkan efek negatif bagi anak. Beberapa tahun lalu, warnet digunakan anak-anak untuk berkumpul dan merencanakan pencurian motor.
“Kalau tidak diantisipasi, nanti akan menimbulkan efek negatif lainnya,” tutupnya. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : RATNA IRTATIK