Buka konten ini

BATAM (BP) – Penyelidikan kasus kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah mobil Mitsubishi Storm dan delapan sepeda motor di persimpangan lampu merah K-Square, Batam, masih terus berlangsung. Hingga Senin (6/7), penyidik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang belum dapat memeriksa pengemudi mobil karena yang bersangkutan masih menjalani perawatan akibat stroke ringan dan mengalami syok pascakecelakaan.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang Iptu Jefri Adil Akbar mengatakan, kondisi kesehatan pengemudi, Hubertus Hendrawanto, masih menjadi pertimbangan utama sebelum pemeriksaan dilakukan.
”Pengemudi masih dalam perawatan dan pemulihan akibat stroke ringan serta masih mengalami syok atas kejadian tersebut. Kami masih menunggu waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan,” ujar Jefri, Senin (6/7).
Menurutnya, penyelidikan tetap berjalan sembari penyidik memantau perkembangan kondisi pengemudi. Pemeriksaan akan segera dilakukan setelah tim medis menyatakan yang bersangkutan dalam kondisi memungkinkan untuk dimintai keterangan.
”Kami bersama anggota terus memantau kondisi pengemudi. Begitu kondisinya memungkinkan, kami akan langsung meminta keterangannya untuk melengkapi proses penyelidikan,” katanya.
Di sisi lain, kondisi para korban juga terus menunjukkan perkembangan positif. Dua korban yang sebelumnya mengalami luka berat telah menjalani operasi dan kini memasuki masa pemulihan di rumah sakit.
Meski demikian, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) memang menunjukkan adanya indikasi awal tidak ditemukan bekas pengereman sebelum mobil menghantam antrean kendaraan di lampu merah. Namun, temuan tersebut masih harus dikaitkan dengan hasil pemeriksaan terhadap pengemudi dan alat bukti lainnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun itu terjadi pada Sabtu (4/7) pagi di persimpangan lampu merah K-Square. Mobil Mitsubishi Storm yang dikemudikan Hubertus Hendrawanto, pegawai Ditpam BP Batam, melaju dari arah Muka Kuning menuju Batam Center sebelum menabrak kendaraan yang tengah berhenti saat lampu lalu lintas menyala merah.
Akibat insiden tersebut, sedikitnya delapan sepeda motor dan satu unit mobil mengalami kerusakan. Sejumlah pengendara dan penumpang mengalami luka ringan hingga luka berat, kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara, RS Awal Bros Baloi, dan RS Elisabeth Batam Center. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Satlantas Polresta Barelang memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara utuh. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan sebelum hasil pemeriksaan terhadap pengemudi serta seluruh proses penyidikan selesai dilakukan. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO