Buka konten ini

USAI perayaan Lebaran, kecenderungan meningkatnya kadar kolesterol pada masyarakat mulai terlihat seiring tingginya konsumsi makanan berlemak selama hari raya. Kondisi ini menjadi perhatian serius, terutama bagi warga yang akan melakukan perjalanan arus balik, seperti terpantau dalam kegiatan pengobatan gratis di Pelabuhan Sekupang, Kamis (26/3).
Kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi antara Jasa Raharja dan Sidokkes Polresta Barelang. Program ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga sebelum melakukan perjalanan, sekaligus mengantisipasi gangguan kesehatan akibat pola makan pasca-Lebaran.
Layanan kesehatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Banyak pemudik memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa kondisi tubuh mereka, khususnya kadar kolesterol yang kerap meningkat setelah mengonsumsi makanan khas Lebaran seperti rendang dan opor.
Tenaga medis yang terlibat dalam kegiatan ini, antara lain dr. Windy Anzha Kamdani dan Sarmila Herman, Amd.Keb., memberikan pelayanan langsung dengan pendekatan humanis dan responsif, sehingga masyarakat merasa nyaman saat menjalani pemeriksaan.
“Melalui pemeriksaan ini, kami ingin membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini,” ujar dr. Windy di sela kegiatan.
Adapun layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah serta pemeriksaan laboratorium sederhana, seperti pengecekan kadar asam urat, kolesterol, dan gula darah. Selain itu, peserta juga mendapatkan terapi obat sesuai hasil pemeriksaan serta edukasi kesehatan.
“Jika ditemukan hasil yang cukup tinggi, kami langsung memberikan obat dan edukasi agar masyarakat bisa mulai mengatur pola makan dan gaya hidupnya,” tambahnya.
Kegiatan ini menyasar masyarakat di area Pelabuhan Sekupang, khususnya calon penumpang kapal yang hendak bepergian ke luar daerah. Dengan adanya pemeriksaan ini, para pemudik dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sebelum melakukan perjalanan jauh.
Selama kegiatan berlangsung, tercatat sebanyak 44 orang mengikuti layanan pengobatan gratis tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib, dengan tetap mengacu pada standar pelayanan kesehatan yang berlaku.
Salah seorang peserta, Ramli, mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut. Ia mengatakan pemeriksaan ini membuatnya mengetahui kondisi kesehatannya sebelum berangkat.
“Saya jadi tahu kolesterol saya agak tinggi. Untung ada pemeriksaan gratis ini, jadi bisa langsung ditangani sebelum berangkat,” ujarnya. (***)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO