Buka konten ini

BATAM (BP) – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPN 12 Batam kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk “OSIS Berbagi, Tebar Kebaikan Raih Keberkahan” di bulan suci Ramadan, Kamis (12/3). Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan yang melibatkan seluruh warga sekolah untuk berbagi kepada anak yatim serta warga kurang mampu.
Pada kegiatan tahun ini, sebanyak 97 anak menerima santunan dan bantuan sembako. Para penerima terdiri dari anak yatim piatu, yatim, piatu, serta siswa dari keluarga kurang mampu di lingkungan sekolah.
Kepala SMPN 12 Batam, Nurmi, mengatakan kegiatan berbagi tersebut telah menjadi tradisi yang dilaksanakan setiap Ramadan. Program ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai kepedulian dan empati kepada para siswa.
“Melalui kegiatan OSIS Berbagi ini, kami ingin menanamkan kepada para siswa bahwa berbagi dengan sesama merupakan hal yang sangat penting, terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga melibatkan langsung para pengurus OSIS, mulai dari proses pengumpulan bantuan hingga penyaluran kepada para penerima. Dengan demikian, para siswa dapat belajar tentang kepedulian sosial serta pentingnya berbagi sejak dini.
Nurmi menambahkan, program OSIS Berbagi ini telah dimulai sejak masa pandemi Covid-19 dan kini memasuki tahun ketujuh pelaksanaannya.
“Program ini dimulai sejak masa Covid-19. Alhamdulillah, pada tahun pertama responsnya sangat baik dan hingga sekarang sudah memasuki tahun ketujuh kami melaksanakan kegiatan OSIS Berbagi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihak sekolah telah melakukan pendataan terhadap siswa kelas VII hingga kelas IX yang berhak menerima bantuan. Dari hasil pendataan tersebut terdapat 1 anak yatim piatu, 60 anak yatim, 14 anak piatu, serta 22 siswa dari keluarga kurang mampu.
Selain penyaluran santunan dan sembako, kegiatan ini juga diisi dengan buka puasa bersama di lingkungan sekolah. Namun kegiatan tersebut tetap memperhatikan keberagaman agama para siswa.
“Karena sekolah kami terdiri dari berbagai agama, siswa yang beragama selain Islam diberikan nasi kotak untuk dibawa pulang. Sedangkan siswa Muslim berbuka puasa bersama di sekolah,” jelasnya.
Dengan nada haru, Nurmi mengatakan kegiatan berbagi tersebut memberikan makna tersendiri bagi dirinya dan seluruh warga sekolah.
“Berbagi membuat hati kita menjadi lebih lembut. Saya memang tidak pandai berceramah, tetapi setiap hari saya mendengar bahwa berbagi kepada sesama adalah kewajiban kita. Mudah-mudahan ke depan kami semakin semangat untuk terus berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.
Ketua Komite SMPN 12 Batam, Syahril, turut mengapresiasi seluruh guru, siswa, serta pihak sekolah yang telah berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.
Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan berbagi dapat terus terlaksana setiap tahunnya.
“Terima kasih kepada seluruh guru yang telah berpartisipasi. Ada sekitar 97 anak yatim piatu dan siswa kurang mampu yang menerima bantuan. Jangan dilihat dari besar kecilnya bingkisan, tetapi lihatlah dari kebersamaan dan kepedulian kita untuk berbagi,” ujarnya.
Menurut Syahril, kegiatan ini sangat baik karena dapat menumbuhkan rasa empati serta kebersamaan di antara para siswa. (***)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : PUTUT ARIYO