Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Bulan Ramadan membawa berkah bagi para pengrajin songkok di Kota Tanjungpinang. Menjelang Idulfitri, permintaan songkok sebagai pelengkap busana ibadah dan hari raya meningkat signifikan.
Salah seorang pengrajin Gurindam Songkok Tanjungpinang, Syafran, mengaku jumlah pesanan songkok buatannya meningkat dibandingkan hari biasa.
“Alhamdulillah ada peningkatan penjualan di bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri,” kata Syafran, Jumat (13/3).
Songkok produksi Gurindam Songkok cukup diminati masyarakat. Selain menyediakan produk siap pakai, Syafran juga menerima pesanan khusus sesuai selera pelanggan, baik dari segi model, motif kain maupun warna.
Menurutnya, dalam sehari ia mampu memproduksi sekitar 10 songkok.
“Sehari bisa produksi sekitar 10 songkok. Pemesan juga bisa memilih sendiri model yang diinginkan,” ujarnya.
Untuk harga, songkok produksi Gurindam Songkok dijual dengan kisaran Rp60 ribu hingga Rp250 ribu per buah. Perbedaan harga dipengaruhi jenis bahan kain yang digunakan serta tingkat kerumitan proses pembuatan.
“Perbedaannya tergantung bahan kainnya, mulai dari beludru biasa hingga beludru premium. Selain itu juga ditentukan dari tingkat kerumitan pembuatannya,” jelas Syafran.
Dalam menjalankan usahanya, Syafran tidak hanya mengandalkan penjualan di gerai miliknya. Sesekali ia juga menjajakan songkok dengan berkeliling kota, meski aktivitas tersebut kini sudah tidak sesering dulu.
“Sekarang sudah jarang keliling. Biasanya hanya kalau ada waktu luang saja,” ungkapnya.
Bagi masyarakat yang ingin memesan songkok sesuai selera untuk Idulfitri, Syafran mempersilakan datang langsung ke gerai Gurindam Songkok di Jalan Kuantan, Tanjungpinang.
“Silakan datang langsung ke gerai kami jika ingin memesan songkok dengan model pilihan untuk Idulfitri,” tutupnya. (*)
Reporter : YUSNADI NAZAR
Editor : GUSTIA BENNY