Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang kawasan Tarempa Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, dilaporkan padam hampir satu tahun terakhir. Akibatnya, ruas jalan tersebut gelap gulita saat malam hari.
Kondisi ini dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas pada malam hari.
Minimnya penerangan membuat jarak pandang terbatas, terlebih pada beberapa titik yang memiliki tikungan tajam. Warga khawatir kondisi tersebut dapat memicu kecelakaan lalu lintas.
Salah seorang warga Tarempa Selatan, Prengky Tanjung, mengatakan kondisi jalan yang gelap membuat masyarakat tidak nyaman saat bepergian pada malam hari.
“Suasananya gelap, jadi takut kalau mau keluar sendirian. Apalagi di bagian tikungan, takut dari arah berlawanan ada motor datang dan menabrak kita,” ujar Prengky, Jumat (13/3).
Ia menyebut lampu PJU yang padam tersebar di sejumlah titik di sepanjang jalur tersebut. Jumlahnya diperkirakan mencapai belasan unit.
Lampu-lampu yang tidak berfungsi itu berada mulai dari kawasan kuburan Tionghoa di bawah Bukit Tengkorak hingga jalur menanjak menuju Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Anambas.
Prengky menambahkan, lampu penerangan jalan tersebut menggunakan sistem panel surya. Namun warga tidak mengetahui penyebab pasti lampu-lampu itu tidak berfungsi.
“Sepertinya menggunakan panel surya. Kami juga tidak tahu kenapa padam, apakah komponennya rusak atau ada yang hilang. Yang jelas sudah hampir setahun tidak menyala,” katanya.
Sementara itu, pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) memberikan penjelasan terkait status lampu penerangan jalan tersebut.
Humas BPTD Kepulauan Riau, Ponco Kasogi, mengatakan PJU di kawasan Tarempa Selatan masih tercatat sebagai aset BPTD Riau.
Menurutnya, lampu tersebut dipasang sebelum pembentukan BPTD Kepulauan Riau yang kini mengelola wilayah setempat.
“Barusan kami koordinasi dengan bagian teknis. Itu masih aset BPTD Riau, dipasang sebelum pemekaran menjadi BPTD Kepri. Untuk kelanjutannya akan diproses bersama tim teknis,” ujar Ponco.
Masyarakat berharap perbaikan lampu penerangan jalan tersebut dapat segera dilakukan. Dengan begitu, keselamatan pengguna jalan tetap terjaga dan aktivitas warga pada malam hari bisa berlangsung lebih aman. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY