Buka konten ini
ANAMBAS (BP) – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas hingga kini masih menunggu kepastian pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13. Padahal, Hari Raya Idulfitri diperkirakan tinggal sekitar sepekan lagi.
Hingga Jumat (13/3), Pemkab Kepulauan Anambas belum memastikan kapan kedua hak tersebut akan disalurkan kepada para pegawai.
Kondisi ini membuat sebagian ASN mempertanyakan kepastian pembayaran THR yang biasanya sangat dinantikan menjelang perayaan Idulfitri.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Anambas, Sahtiar, mengatakan THR tetap menjadi kewajiban pemerintah daerah yang harus dipenuhi.
Namun, ia mengakui saat ini pemerintah daerah masih menyesuaikan pembayaran tersebut dengan kondisi kemampuan keuangan daerah.
“Yang jelas THR merupakan kewajiban pemerintah daerah. Pasti akan dibayarkan ketika kondisi keuangan memungkinkan,” ujar Sahtiar, Jumat (13/3).
Ia menjelaskan, setiap bulan Pemkab Kepulauan Anambas harus mengalokasikan anggaran lebih dari Rp20 miliar untuk membayar gaji ASN.
Anggaran tersebut juga mencakup pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang rutin diberikan kepada pegawai.
Di sisi lain, pendapatan daerah yang diterima setiap bulan sebagian besar bersumber dari dana transfer pemerintah pusat. Jumlah dana yang diterima daerah setiap bulan berkisar sekitar Rp30 miliar.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah harus mengelola keuangan secara cermat agar seluruh kewajiban dapat dipenuhi.
“Dengan kondisi seperti ini, kami sedang berupaya mencari cara agar THR dan gaji ke-13 bisa disalurkan. Karena ini menjadi kewajiban pemerintah daerah,” jelas mantan Kepala Dinas PUPR tersebut.
Selain persoalan keuangan, Sahtiar juga menjelaskan tidak semua pegawai berhak menerima gaji ke-13 sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menyebut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang masa kerjanya belum mencapai satu tahun tidak berhak menerima gaji ke-13.
“Kalau THR pasti dapat. Untuk nominalnya nanti kita lihat lagi, saat ini masih diupayakan,” pungkasnya. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY