Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – Ratusan pelari memadati kawasan Sekupang dalam gelaran RSBP Fun Run 2026 yang berlangsung meriah pada Jumat pagi (13/2). Agenda yang mengusung tema “Sehat Bersama, Dekat Selamanya” ini sukses menyedot antusiasme sekitar 300 peserta, mulai dari instansi pemerintah, mitra kerja, komunitas lari, hingga karyawan Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.
Keseruan acara sudah terasa sejak pagi buta. Sebelum bendera start dikibarkan, para peserta lebih dulu diajak melakukan senam pemanasan bersama. Tepat pukul 07.00 WIB, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, secara resmi melepas peserta melalui prosesi pengangkatan bendera start.
Rute lari yang melintasi aspal di sekitar kawasan RSBP Batam pun berubah menjadi lautan manusia. Meski tanpa unsur kompetisi, semangat para peserta tampak membara. Mereka menikmati suasana pagi yang segar dengan penuh kebersamaan. Kehadiran berbagai lintas instansi ini sekaligus mencerminkan kuatnya kolaborasi antarlembaga di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Ariastuty Sirait memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif RSBP Batam. Menurut perempuan yang akrab disapa Tuty ini, kegiatan tersebut merupakan ruang positif untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkokoh komunikasi antarlembaga.
“Kegiatan seperti ini bukan sekadar olahraga, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi antara RSBP, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan berdampak positif bagi kualitas pelayanan publik ke depan,” tuturnya.
Senada dengan Tuty, Direktur RSBP Batam, Tanto Budiharto, mengungkapkan bahwa fun run ini dirancang dengan pendekatan yang lebih humanis. Ia ingin menegaskan bahwa rumah sakit bukan sekadar institusi medis yang kaku, melainkan bagian dari komunitas yang ingin tumbuh bersama masyarakat.
“Kami ingin hubungan baik yang telah terjalin selama ini semakin erat. RSBP hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan, tapi juga dalam membangun gaya hidup sehat bersama,” jelas Tanto.
Menariknya, meski suasana sangat cair, panitia tetap mengedepankan efisiensi waktu. Seluruh rangkaian acara rampung pada pukul 08.45 WIB, jauh lebih cepat dari estimasi awal yakni pukul 10.00 WIB. Langkah ini diambil secara sengaja sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam menjaga profesionalitas.
“Durasi kami jaga agar tetap singkat dan efektif. Kami memastikan kegiatan ini tidak mengganggu aktivitas pelayanan utama rumah sakit, karena kenyamanan pasien tetap menjadi prioritas nomor satu,” pungkasnya. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO