Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Mega Halal Bangkok 2026 menjadi momentum strategis bagi pelaku usaha ekspor Indonesia, termasuk dari Jawa Timur, untuk memperluas pasar dan memperkuat posisi di industri halal global.
Untuk itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya resmi menggandeng Comasia Limited untuk menyosialisasikan ajang Mega Halal Bangkok 2026 kepada para pelaku usaha ekspor di Jawa Timur.
Acara sosialisasi yang berlangsung di Hall Lt 3 Graha Kadin Surabaya, Kamis (12/2), ini dihadiri oleh lebih dari 100 eksportir anggota Kadin, serta perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur dan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jatim.
Seminar talkshow yang dikemas dalam format diskusi interaktif ini menghadirkan deretan pembicara internasional.
Dato Mohamad Shukri Abdullah, Founder Mihas Expo dan pemilik Shapers Sdn. Bhd, berbagi strategi penetrasi pasar halal ASEAN.
Turut hadir Peter Cheung, Direktur Comasia Ltd, serta Agi Widiawan selaku perwakilan Comasia di Indonesia.
Wakil Ketua Umum Kadin Kota Surabaya, Medy Prakoso mengatakan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas pangsa pasar produk halal asal Surabaya di kancah internasional.
“Thailand bukan sekadar destinasi ekspor, melainkan pintu gerbang menuju pasar global. Melalui Mega Halal Expo Bangkok, produk unggulan Surabaya akan bersanding dengan merek-merek dunia. Ini momentum emas yang tidak boleh dilewatkan,” ujar Medy.
Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung dinamis. Para peserta antusias menggali informasi seputar skema kemitraan, standar sertifikasi halal internasional, hingga potensi buyer meeting di Bangkok. Mega Halal Bangkok 2026 direncanakan menjadi salah satu pameran halal terbesar di Asia Tenggara.
Kadin Kota Surabaya memastikan akan terus mendampingi para pelaku usaha dalam proses persiapan hingga pendampingan teknis selama pameran berlangsung.
Lebih jauh Medy menjelaskan, kegiatan strategis ini dirancang untuk memperkenalkan ajang pameran halal berskala internasional tersebut kepada ekosistem industri halal di Jawa Timur.
“Sekaligus mendorong pelaku usaha Jawa Timur berpartisipasi sebagai exhibitor dan memperluas akses pasar global,” sambungnya.
Mega Halal Bangkok 2026 akan diselenggarakan untuk kedua kalinya pada 15–17 Juli 2026 di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), pusat konvensi prestisius yang terletak di jantung kota Bangkok, Thailand.
Posisi strategis lokasi tersebut dinilai menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat Bangkok selama ini dikenal sebagai salah satu hub perdagangan dan pariwisata utama di kawasan Asia Tenggara.
Peter Cheung, Direktur Comasia Ltd mengatakan, Mega Halal Bangkok 2026 dirancang untuk mengoptimalkan keunggulan kompetitif Thailand, mulai dari logistik, infrastruktur pariwisata, hingga basis produk halal yang terus berkembang. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI