Buka konten ini
LUBUKBAJA (BP) – Unit Reskrim Polsek Lubukbaja masih menyelidiki kasus penemuan jasad bayi perempuan yang mengapung di perairan Pantai Tanjung, Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam. Hingga kini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan menyisir rekaman kamera pengawas (CCTv) di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Lubukbaja, Kompol Deni Langie, mengatakan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.
“Saat ini masih proses penyelidikan. Kami melakukan pemeriksaan saksi-saksi di tempat kejadian perkara,” ujar Deni, Minggu (25/1).
Ia menjelaskan, saksi yang diperiksa di antaranya warga yang pertama kali menemukan jasad bayi serta para pemancing yang berada di sekitar perairan saat kejadian.
“Kami juga menyisir CCTv di sekitar lokasi untuk mendapatkan petunjuk,” katanya.
Hal senada disampaikan Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Iptu Noval Adimas. Menurutnya, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan petunjuk tambahan terkait kasus tersebut.
“Masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya singkat.
Peristiwa ini bermula pada Kamis (22/1) malam sekitar pukul 22.05 WIB. Warga Kelurahan Tanjunguma digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan yang mengapung di perairan Pantai Tanjung, tepatnya di RT 04/RW 01.
Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang remaja bernama Marvel, 16, yang sedang memancing di tepi pantai. Saat itu, kondisi sekitar pantai dalam keadaan gelap dan hanya diterangi cahaya seadanya.
Marvel mengaku awalnya mengira benda yang terbawa arus ke arah kakinya hanyalah botol bekas atau boneka plastik. Namun, karena merasa curiga, ia kemudian memperhatikan lebih seksama.
Untuk memastikan temuannya, Marvel memanggil sang kakak, Andes, 23, yang berada tak jauh dari lokasi. Ia meminta Andes menyorotkan senter ke arah benda tersebut.
“Saya panggil abang saya, minta tolong nyalakan senter,” ujar Marvel.
Saat cahaya senter diarahkan, keduanya terkejut karena benda tersebut ternyata jasad seorang bayi perempuan. Menurut Andes, bayi itu ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan tanpa dibungkus kain maupun plastik.
“Bayi itu sudah meninggal dan tidak dibungkus apa-apa,” ungkap Andes.
Marvel dan Andes kemudian memanggil Putra, 21, pemancing lain di sekitar lokasi. Setelah memastikan temuan tersebut, ketiganya mengevakuasi jasad bayi ke daratan dan melaporkannya kepada warga setempat.
“Kami lapor ke warga dan ketua RT. Setelah itu warga berdatangan,” kata Putra.
Kapolsek Lubukbaja, Kompol Deni Langie, membenarkan penemuan jasad bayi tersebut. Ia menyebutkan jasad bayi telah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
“Penyebab kematian dan identitas orang tua bayi masih kami dalami. Kami menunggu hasil pemeriksaan medis serta melanjutkan penyelidikan,” ujarnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO