Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Alwi Farhan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang keluar sebagai juara dalam gelaran Indonesia Masters 2026. Alwi merajai nomor tunggal putra usai mengalahkan wakil Thailand Panitchaphon Teeraratsakul straight game 21-5 dan 21-6 di Istora Senayan, Jakarta, kemarin.
Skor telak tersebut menandai betapa Alwi mendominasi permainan. Dan, Alwi hanya butuh waktu 25 menit untuk memastikan gelar juara di Istora Senayan. ”Alhamdulilah, saya ada di podium ini karena Allah. Saya persembahkan gelar ini untuk pelatih, tim support, orang tua, dan keluarga. Tidak pernah dibayangkan anak kecil dan hitam dari Solo ini bisa juara di Indonesia Master,” usai Alwi setelah pertandingan.
Kemangan Alwi di sektor tunggal putra tidak terlepas dari peran Jonathan Christie. Alwi menerangkan, atlet yang akrab disapa Jojo itu memberikan banyak petuah.
”Koh Jo bilang, kontrol ya, Wi. Nafsunya dikontrol. Keinginan juaranya harus dikontrol. Kalau tidak dikontrol, bisa jadi boomerang. Koh Jo kemarin cukup wise dan menjelaskan pengalamannya bermain di Istora,” terang Alwi.
Dalam gelaran Indonesia Masters, Alwi tiga kali mengalahkan lawan dengan skor telak. Kemenangan telak pertama diraih pada babak 32 besar usai mengalahkan Ayush Shetty (India) 21-8 dan 21-13. Kemenangan telak kedua didapat pada semifinal. Alwi mengalahkan Chi Yu-jen (Taiwan) dengan angka 21-11 dan 21-12. Kemudian, kemenangan telak ketiga diraih kemarin dalam laga final.
Menurut Alwi, kemenangan telak tersebut tidak terlepas dari faktor dukungan suporter.
Ini menjadi gelar level Super 500 pertama untuk Alwi. Setelah ini, Alwi bertekad untuk mengincar gelar juara pada level turnamen yang lebih tinggi.
”Pastinya saya akan mengejar di level 750 dan seribu. Saya ingin mengejar gelar-gelar bergengsi seperti All England dan Olimpade. Saya akan memantaskan diri untuk bermain di Olimpiade,” terang Alwi. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO