Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Konsep minimalisme memang bukan barang baru. Namun, alih-alih meredup, gaya ini justru diprediksi tetap mendominasi tren desain interior. Alasannya sederhana: makin banyak orang ingin hidup lebih berkelanjutan dan menjadikan rumah sebagai oasis yang menenangkan.
Tapi minimalis bukan berarti kaku dan monoton. Para desainer melihat, tahun ini permainan warna bakal lebih dinamis dan tekstur ruangan akan tampil lebih berani. Desainer dari Danielle Rose Design Co., Danielle Chiprut, menyebut warna putih bersih dan nuansa dingin mulai bergeser.
“Akan muncul lebih banyak warna netral yang lembut,” ujarnya, dikutip dari The Spruce.
Tak hanya warna, material alami pun kembali naik daun. Batu, kayu, serta detail bertekstur diprediksi memenuhi hunian untuk menghadirkan nuansa yang lebih hidup dan hangat.
CEO Lauren Ashley Experiences, Lauren Ashley, bahkan menegaskan satu hal: abu-abu sudah kehilangan pamor. “Sudah waktunya beralih ke warna-warna menenangkan seperti coklat tua atau coklat tanah liat,” katanya. Ia juga menyarankan dekorasi yang menambah volume, seperti karpet bulu atau makrame, untuk memperkaya karakter ruangan.
Alternatif lain, pemilik rumah bisa memilih furnitur berbentuk unik. Selain memberi sentuhan personal, gaya seperti ini membuat rumah minimalis terasa lebih ekspresif dan tidak kering. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO