Buka konten ini

CHELSEA kehilangan status sebagai penantang Arsenal di puncak klasemen Premier League. Sukses menahan seri 1-1 Arsenal meski main dengan 10 pemain akhir pekan lalu (30/11) telah membuat Chelsea digeser Manchester City dari peringkat kedua. Kini, The Blues – sebutan Chelsea – kembali digeser Aston Villa dari peringkat ketiga gara-gara kalah 1-3 oleh Leeds United di Elland Road , Kamis (4/12).
Kekalahan skuad besutan Enzo Maresca tak lepas dari blunder lini pertahanan saat Chelsea berusaha mengejar gol penyama kedudukan atau setelah wide attacker Pedro Neto mencetak gol pada menit ke-50. Pada menit ke-72, skema build up serangan Chelsea dari pertahanan malah berubah tekanan setelah bek tengah Tosin Adarabioyo gagal mengamankan bola dari gelandang Anton Stach. Striker Dominic Calvert-Lewin kemudian memanfaatkannya jadi gol ketiga The Whites – sebutan Leeds United.
”Malam yang sangat buruk. Kami memanhg layak menerimanya (kekalahan),” kata Maresca dalam konferensi pers seusai pertandingan dilansir dari ESPN.
Kekalahan menghentikan streak unbeaten Chelsea sejak 30 Oktober lalu atau dalam enam laga. Bukan hanya itu. The Blues harus bersiap menghadapi tantangan Desember. Musim lalu, dari enam laga sepanjang Desember (2024), Chelsea hanya mampu memenangi separonya.
Setelah The Whites, Reece James dkk menghadapi AFC Bournemouth (6/12), Everton (13/12), Newcastle United (20/12), Aston Villa (28/12), dan kembali melawan The Cherries – julukan AFC Bournemouth – di akhir tahun (31/12).
”Kami harus belajar dari kesalahan malam ini untuk laga ke depan,” kata Maresca dilansir dari Sky Sports. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO