Buka konten ini

BATAMCENTRE (BP) – PT Transportasi Gas Indonesia (Transgasindo) Regional Office 4 Batam melaksanakan program Transgasindo Mengajar kepada 120 mahasiswa Politeknik Batam, dengan menghadirkan presenter dan praktisi komunikasi, Kamidia Radisti, di Kampus Technopreneur Politeknik Negeri Batam di Batamcenter, Kamis (4/12) kemarin.
Dalam sesi pelatihan, Kamidia Radisti yang akrab disapa Disti ini menekankan tiga komponen utama komunikasi: words, voice, dan visual. Ia menyebut 70 persen kesan pertama ditentukan oleh visual, sisanya kata 10 persen, dan suara 20 persen.
“Penampilan bisa menarik minat interviewer. Ada ragam emosi saat kita bersuara. Saat kamu menyampaikan kata demi kata kepada audience, tujuannya yang paling utama adalah apa yang Anda sampaikan harus bisa ditangkap audience. Demikian halnya saat tugas akhir maupun wawancara kerja, tunjukkan kualitas skill yang kamu kuasai dengan percaya diri,” ujar Disti yang disambut antusias para mahasiswa.
Praktisi Komunikasi dari Talk In Corps ini juga menjelaskan, saat wawancara atau sesi tanya jawab tugas akhir, satu menit sudah cukup untuk memperkenalkan diri secara efektif di hadapan pewawancara, asalkan disampaikan dengan hangat dan dapat dipercaya.
Dia juga mengingatkan pentingnya mengelola emosi saat berbicara di depan publik.
“Pewawancara biasanya jago memancing emosi. Jangan terpancing. Kendalikan ego Anda dan jaga ekspresi wajah,” katanya.
Selain itu, Miss Indonesia 2007 ini juga menekankan pentingnya empati, pemilihan kata, serta kemampuan membangun pesan yang dapat menggerakkan perilaku audiens.
“Komunikasi harus menggabungkan data dan empati. Ini disebut head dan heart. Harus ada sinergi dengan para audience,” ujarnya.
Saat menyampaikan materi public speaking itu, ia turut mengajarkan lima tingkatan ekspresi senyum dalam public speaking, yang disebut dapat membantu menghadirkan energi positif dan intonasi yang lebih kuat.
Dua mahasiswa Jurusan Teknik Geomatika, Zico dan Yazid Algifary, turut mengambil bagian diskusi mengenai penggunaan drone untuk patroli jalur pipa gas. Dan mereka dilatih seolah mereka menjadi dua kandidat yang akan melamar kerja di Transgasindo dan dilatih langsung untuk memperkenalkan diri dengan baik dan profesional.
Kegiatan Transgasindo Mengajar ini, merupakan bagian dari program CSR TGI di bidang pendidikan. “Jadi program bantuan CSR kita itu ada beberapa pilar, ekonimi, kesehatan, sosial, lingkungan, dan pendidikan. Kali ini, kita memilih pilar pendidikan,” ujar OS Supervisor Dimas Harya Madukusumah di sela-sela acara berlangsung.
Bukan tanpa alasan Transgasindo mengadakan program ini. Mereka menjawab kebutuhan Politeknik guna meningkatkan kapasitas soft skill mahasiswa d kampus ini. “Khususnya kemampuan komunikasi di dunia kerja. Selama ini, mahasiswa Politeknik Batam dinilai kuat secara teknis, namun masih memerlukan penguatan dalam keterampilan komunikasi. Nah untuk menjawab itu, kami hadir langsung memenuhi kebutuhan mereka dengan mendatangkan praktisi yang sudah ahli di bidangnya,” ungkap Dimas.
Dia pun berharap, kegiatan ini dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dengan kemampuan komunikasi yang lebih matang.
Dalam kegiatan ini, para mahasiswa juga diberi public awareness program terkait aspek keamanan dan keselamatan jalur pipa on-shore dan off-shore dari kuala tungkal (Jambi) hingga ke Batam dan Singapura.
Teknisi Pipeline Danan Wahyu, dalam materinya menyampaikan, sudah menjadi tugas mereka dalam memberikan public awareness kepada masyarakat dan mahasiswa mengenai operasional perusahaan tersebut supaya di kawasan jalur pipa tidak dilakukan kegiatan yang merusak yang mengakibatkan pipa bocor.
“Area jalur pipa harus bersih dan steril. Jangan membuang sampah atau membangun kelong di kawasan sekitar. Jangan merusak mangrove dan rambu suar, serta jangan lego jangkar di sana. Itu berbahaya,” ujar Danan.
Acara ini turut dihadiri langsung Wakil Direktur III Poltek Batam Muhammad Zaenuddin dan Corporate Secretary PT TGI Emil Ismail dan 120 mahasiswa Politeknik Batam dari berbagai prodi atau jurusan. (*/adv)
Reporter : CHAHAYA SIMANJUNTAK
Editor : GALIH ADI SAPUTRO