Buka konten ini

Dari barisan peserta yang tampil rapi dan penuh semangat, satu nama mencuri perhatian, Drumband Gema Bahana Sdanta dari SDN 003. Begitu parade berakhir dan pengumuman pemenang dibacakan, sorak riuh langsung menggema. Kerja keras mereka selama tiga bulan akhirnya terbayar lunas, enam piala berhasil dibawa pulang.
DENTUMAN drum berpadu dengan kibaran bendera warna-warni memecah suasana Lapangan Antam Kijang, Minggu (26/10) sore. Dari barisan peserta yang tampil rapi dan penuh semangat, satu nama mencuri perhatian, Drumband Gema Bahana Sdanta dari SDN 003 Bintan Timur.
Begitu parade berakhir dan pengumuman pemenang dibacakan, sorak riuh langsung menggema. Anak-anak berseragam putih-merah itu melompat kegirangan. Kerja keras mereka selama tiga bulan akhirnya terbayar lunas—enam piala berhasil dibawa pulang.
Mereka dinobatkan sebagai Juara 1 Junior Street Parade, Juara 1 Junior Concert, serta menyabet gelar The Best Junior Drum, The Best Junior Colour Guard, The Best Mayoret, dan The Best Perkusi.
Ketua Paguyuban Drumband Gema Bahana Sdanta, Anto Kurniawan, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
“Anak-anak berlatih dari Agustus sampai Oktober, tiap sore tanpa lelah. Disiplin mereka luar biasa. Piala ini hasil kerja sama antara siswa, guru, kepala sekolah, dan dukungan penuh para orang tua,” ujarnya sambil tersenyum lebar.
Gema Bahana Sdanta bukan nama baru di dunia drumband pelajar. Sejak berdiri pada 2022, grup ini sudah beberapa kali naik podium. Mereka pernah meraih Juara 2 Street Parade di Kijang dan Juara 1 Street Parade di Kawal.
Kini, prestasi mereka semakin mengkilap di ajang Bintan Marching Championship (BMC) V 2025.
“Kami berharap tahun depan bisa tampil di tingkat provinsi dan membawa nama Bintan lebih tinggi lagi,” kata Anto penuh optimisme.
Ketua Dewan Penasehat Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Bintan, Fiven Sumanti, turut memberikan apresiasi.
“Tahun ini ada 50 grup dari Bintan, Tanjungpinang, dan Batam ikut serta. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp75 juta,” ungkapnya.
Ia menambahkan, piala dan piagam bukan satu-satunya hadiah. Para juara juga akan mendapat pembinaan melalui marching school bersama pelatih berpengalaman. Tahun depan, hadiah direncanakan naik menjadi Rp100 juta untuk menambah semangat dan kualitas kompetisi.
Di antara keriuhan, para siswa SDN 003 Bintan Timur memeluk erat piala yang mereka rebut. Wajah mereka sumringah, sebagian bahkan menitikkan air mata bahagia. Dari latihan panjang hingga panggung kehormatan, mereka telah membuktikan: semangat dan disiplin mampu mengubah mimpi kecil menjadi kemenangan besar. (***)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO Editor : GALIH ADI SAPUTRO