Buka konten ini

LIVERPOOL (BP) – Liverpool FC (LFC) menunjukkan fase permainan telat pada awal musim ini. Dari beberapa laga terakhir, LFC baru menentukan kemenangan lewat gol telat atau di atas menit ke-80. Sementara Everton punya pertahanan rapat. The Toffees – julukan Everton – baru kebobolan dua gol dalam empat laga terakhir.
Kapten LFC Virgil van Dijk adalah pemain yang menentukan kemenangan 3-2 klub berjuluk The Reds itu atas Atletico Madrid di matchday pertama fase League Liga Champions pertengahan pekan lalu (18/9). Gol sundulan pada menit kedua injury time babak kedua itulah yang dijadikan jurus LFC untuk menghadapi Everton dalam derbi Merseyside ke-247 di Anfield malam nanti (siaran langsung Champions TV 5/Vidio pukul 18.30 WIB).
“Itu (gol dalam menit-menit akhir) jangan dianggap keberuntungan. Kami memang layak mendapatkannya (setelah upaya keras sepanjang laga),” kata bek kanan LFC Jeremie Frimpong di laman resmi klub.
Dalam semua ajang musim ini, LFC sudah mengoleksi 14 gol. Enam gol di antaranya terjadi di atas menit ke-80 dan semuanya jadi gol penentu kemenangan The Reds. ”Dalam sebuah laga, Anda tidak akan tahu kapan bisa mencetak gol. Terkadang kami bisa mencetak gol lebih awal, terkadang kami juga tidak mampu melakukannya. Itu bagian dari sepak bola,’’ beber Frimpong yang baru musim ini datang dari Bayer Leverkusen tersebut.
Everton pun menyadari untuk tidak mau kecolongan gol di menit-menit akhir. Menghindari pelanggaran yang bisa dihukum set pieces pun jadi solusi yang disampaikan bek tengah sekaligus kapten The Toffees, James Tarkowski.
”Mereka (LFC) punya penembak jitu (untuk set pieces). Kami harus menghindari situasi semacam itu,” tuturnya kepada Goodison News.
Skema set pieces memang jadi kunci LFC mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir. Sebelum gol Van Dijk ke gawang Atletico via sepak pojok, LFC mendapatkannya via direct free kick gelandang serbabisa Dominik Szoboszlai ke gawang Arsenal (1/9) maupun eksekusi penalti wide attacker Mohamed Salah ke gawang Burnley FC (15/9). (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG