Buka konten ini

STAVELOT (BP) – Balapan Formula 1 Grand Prix Belgia 2025 di Sirkuit Spa-Francorchamps, Minggu (27/7) harus ditunda selama 80 menit. Penyebabnya hujan deras. Itu mengakibatkan jarak pandang pembalap terbatas jika balapan tetap dilanjutkan.
Namun, keputusan penundaan FIA itu menuai kritik dari sejumlah pembalap. Seperti diantaranya Max Verstappen (Red Bull Racing). Dia menilai masalah jarak pandang itu bisa teratasi jika balapan dimulai kembali dalam beberapa lap.
“Kondisi sebenarnya bahkan tidak hujan. Antara tikungan satu dan lima memang ada genangan. Namun, jika kami melakukan dua atau tiga lap di belakang safety car, lintasan akan lebih bersih,” kata Verstappen dikutip dariThe Guardian.
Verstappen pun menyindir FIA. “Tentu pada akhirnya mereka akan melakukan apa yang mereka ingin lakukan, benar? Maksud saya, mereka yang memutuskan,” kata Verstappen.
Meski begitu, tidak semua pembalap sependapat dengan Verstappen. Seperti misalnya George Russell (Mercedes). Dia menegaskan bahwa, dalam kondisi hujan deras, Spa sangat berbahaya.
“Sebagai pembalap, kami selalu ingin balapan, tapi saat melaju lebih dari 200 mil per jam di Eau Rouge dan tidak bisa melihat apa-apa, itu bukan balapan, itu kebodohan,” kata Russell. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG