Buka konten ini
KARIMUN (BP) – Sebuah kapal kayu jenis penangkap cumi terbakar saat tengah bersandar di pelabuhan kayu, kawasan Baran Barat, Kecamatan Meral, Kamis (10/7) sekitar pukul 09.10 WIB. Beruntung, api cepat dipadamkan sehingga tidak merembet ke kapal lain atau bangunan sekitar.
Kapal yang tengah dalam proses perbaikan itu tiba-tiba mengeluarkan asap dan api dari bagian depannya. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung bergerak cepat membantu memadamkan api dengan alat seadanya, sebelum truk air dan mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.
“Kapal memang sedang diperbaiki. Tiba-tiba saja muncul api dari bagian depan kapal. Api langsung membesar, warga ramai-ramai bantu padamkan. Tidak lama kemudian, datang truk air dan mobil Damkar,” ujar Rudi, warga sekitar yang menyaksikan kejadian.
Menurut Rudi, kobaran api cukup besar dan sempat membuat panik warga. Namun berkat kesigapan masyarakat dan petugas pemadam, api berhasil dikuasai dalam waktu singkat. Api hanya membakar bagian depan kapal dan tidak sampai melalap seluruh badan kapal.
Kapolsek Meral, AKP Adi Candra, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyebut lokasi kejadian berada di RT 004/RW 001, tempat beberapa kapal nelayan juga bersandar.
“Begitu menerima laporan, kami langsung turun ke lokasi. Beruntung, warga dan petugas Damkar bergerak cepat sehingga api tidak merambat ke kapal lain atau bangunan di sekitar pelabuhan,” jelas AKP Adi.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini, pihaknya masih mendata total kerusakan dan menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari percikan saat proses pengelasan di bagian kapal yang sedang diperbaiki.
“Kita masih selidiki penyebab pasti. Dugaan awal, ada percikan dari pengelasan yang menyulut bagian kapal,” pungkasnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO