Buka konten ini
NONGSA (BP) – TNI Angkatan Udara (TNI AU) kembali menggelar operasi patroli udara bersama bertajuk Eye In The Sky di wilayah strategis Kepulauan Riau hingga Selat Malaka, Rabu (11/6). Patroli ini menjadi bagian dari kerja sama trilateral antarnegara dalam menjaga stabilitas jalur pelayaran internasional yang sangat padat.
Operasi melibatkan pesawat intai maritim CN-235 milik TNI AU yang menyisir wilayah udara Selat Malaka untuk memantau lalu lintas kapal. Fokus utama adalah deteksi dini terhadap potensi ancaman seperti perompakan, penyelundupan, hingga pelanggaran hukum laut internasional.
Komandan Pangkalan TNI AU (Lanud) Hang Nadim Batam, Letkol Pnb Hendro Sukamdani, M.Tr.Opsla, menyampaikan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI AU dalam mendukung sistem keamanan kawasan secara kolektif.
“Eye In The Sky merupakan bentuk sinergi antarnegara sahabat untuk memperkuat pengawasan maritim dan membangun kepercayaan antarnegara. Selat Malaka adalah kawasan vital yang perlu dijaga bersama,” ujar Letkol Hendro.
TNI AU juga berkoordinasi langsung dengan angkatan udara negara tetangga yang tergabung dalam misi ini. Hasil pemantauan udara akan dianalisis secara bersama guna menindaklanjuti temuan aktivitas mencurigakan di wilayah patroli.
Selat Malaka tercatat sebagai salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, dengan lebih dari 200 kapal melintas setiap hari. Tak heran, kawasan ini menjadi perhatian utama dalam menjaga keamanan lintas batas.
“Keamanan kawasan ini adalah kepentingan bersama. TNI AU siap mendukung penuh upaya kolektif untuk memastikan laut kita aman dan terbebas dari ancaman transnasional,” tegas Letkol Hendro.
Patroli Eye In The Sky rutin digelar sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan negara-negara di kawasan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Asia Tenggara. (***)
Reporter : Yashinta
Editor : RATNA IRTATIK