Buka konten ini
SEIBEDUK (BP) – PT Batamindo Investment Cakrawala (BIC) menyalurkan bantuan renovasi sanggar seni di SDN 009 Seibeduk. Bantuan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang bertujuan mendukung pendidikan dan pengembangan karakter anak melalui seni dan budaya.
Peresmian sanggar dilakukan pada Senin (10/6) bertepatan dengan acara pelepasan siswa kelas VI angkatan ke-8. Seremoni ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Sekolah Endang Sri Endang Ayu, Ketua Komite Sekolah Musrin, dan perwakilan BIC, Muhammad Arief.
General Manager BIC, Mook Sooi Wah, menyampaikan bahwa perusahaan memiliki komitmen terhadap pembangunan sosial, termasuk pendidikan dasar.
“Kami menyadari bahwa lingkungan pendidikan di sekitar kawasan industri perlu mendapat perhatian. Bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial kami,” ujarnya.
Menurut Mook, keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pendidikan dasar akan memberi dampak jangka panjang. “Kami ingin anak-anak di sekitar kawasan industri memiliki kesempatan berkembang secara akademik maupun non-akademik,” tambahnya.
SDN 009 Seibeduk merupakan satu-satunya sekolah dasar negeri di Kelurahan Mukakuning. Sekolah ini berdiri sejak tahun 2013 dan telah meluluskan delapan angkatan. Lokasinya berbatasan langsung dengan Kawasan Industri Batamindo.
Sanggar seni yang direnovasi diharapkan menjadi ruang produktif bagi siswa untuk berkegiatan di luar kelas. Fasilitas ini akan digunakan untuk latihan tari, musik, pentas seni, dan kegiatan budaya lainnya.
Kepala SDN 009 Seibeduk, Endang Sri Endang Ayu, menyambut baik bantuan renovasi tersebut. Ia menyebut sanggar seni sebagai ruang penting untuk menyalurkan potensi siswa di bidang seni. “Kami sangat berterima kasih. Sanggar ini akan dimanfaatkan seoptimal mungkin dalam kegiatan sekolah,” katanya.
Ketua Komite Sekolah, Musrin, menambahkan bahwa Batamindo telah beberapa kali membantu sekolah sejak awal berdiri. “Dulu kami dibantu meja, kursi, lemari, dan perlengkapan kelas. Sekarang kami dibantu untuk sanggar seni,” ujarnya.
Ia berharap kontribusi dunia industri terhadap pendidikan di wilayah tersebut terus berlanjut, terutama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Mukakuning. “Prestasi meningkat. Itu tujuan kita bersama,” tambahnya.
Sanggar seni tersebut kini siap digunakan sebagai ruang ekspresi dan kreativitas siswa. Pihak sekolah merencanakan berbagai kegiatan seni yang akan melibatkan siswa dari berbagai kelas sebagai bagian dari program pengembangan minat dan bakat. (*)
Reporter : PUTUT ARIYO TEJO
Editor : RATNA IRTATIK