Buka konten ini
LINGGA (BP) – Misteri besar menyelimuti Kantor Syahbandar Dabo Singkep. Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Syahbandar diduga sengaja menghindar dari wartawan yang ingin mengonfirmasi sengkarut aktivitas bongkar muat bauksit di Terminal Khusus (Tersus) PT Telaga Bintan Jaya (TBJ).
Padahal, Tersus tersebut masih berstatus disegel oleh Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kota Batam. Namun, lokasi itu tetap beroperasi tanpa izin resmi dan diduga dimanfaatkan oleh PT Hermina Jaya untuk aktivitas bongkar muat bauksit.
Upaya awak media untuk mendapatkan klarifikasi dari Kepala Syahbandar seakan menemui jalan buntu. Berkali-kali jurnalis, termasuk dari Batam Pos, mendatangi Kantor Syahbandar untuk bertemu langsung. Namun, keterangan yang diterima terus berubah-ubah.
Pada Kamis (15/5), seorang pegawai menyebut Kepala Syahbandar sedang sakit dan berada di rumahnya di Dabo.
“Iya, Bang. Pak Kepala semalam sudah pulang ke Dabo. Tapi hari ini katanya lagi tidak enak badan,” ujar pegawai itu melalui pesan WhatsApp.
Namun, ketika wartawan tiba di kantor, petugas di pos pintu masuk justru memberi keterangan berbeda. Maaf, Pak Kepala sedang dinas luar, kata petugas tersebut.
Informasi yang saling bertolak belakang ini semakin menguatkan dugaan bahwa Kepala Syahbandar sengaja menghindari wartawan. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO