Buka konten ini
BATAM (BP) – Kondisi tiga korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Tiban Centre, Sekupang, Batam, terus membaik. Ketiganya merupakan korban tabrakan truk bernomor polisi BP 8094 ZH yang terjadi beberapa waktu lalu. Setelah menjalani perawatan intensif di ruang ICU dan PICU, kini mereka dipindahkan ke ruang perawatan biasa di RSBP Batam.
Humas RSBP Batam, Dirman, menjelaskan, ketiga pasien tersebut adalah Roy Nainggolan Parhusip, Andi Yono, dan Muhammad Hafidz. Mereka sebelumnya menjalani penanganan darurat dan operasi akibat luka berat.
“Alhamdulillah, ketiganya langsung mendapat penanganan medis kegawatdaruratan di IGD, dilanjutkan operasi sesuai kondisi masing-masing, lalu observasi ketat di ICU dan PICU,” ujar Dirman, Jumat (9/5).
Saat ini, seluruh pasien telah dipindahkan ke ruang rawat inap karena kondisi yang semakin stabil. Dua pasien, yaitu anak-anak, sudah diperbolehkan pulang dan melanjutkan perawatan jalan. Satu pasien lainnya masih dirawat di rumah sakit.
“Kalau kondisi terus membaik, kemungkinan besok pasien terakhir juga bisa pulang. Mohon doa agar pemulihan berjalan lancar,” tambah Dirman.
Selain perawatan fisik, pihak rumah sakit juga memantau kondisi psikologis ketiga korban. “Biasanya setelah fase kritis, pasien masih butuh pendampingan psikis. Ini tetap kami evaluasi,” katanya.
Sebelumnya, kecelakaan di Tiban Centre ini melibatkan truk bermuatan berat, menyebabkan empat orang jadi korban. Satu di antaranya, Kristian Natanael Parhusip atau Ope, meninggal dunia saat perjalanan pulang kerja bersama adiknya.(*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI