Buka konten ini
BATAM (BP) – Anda mungkin sudah menjalani semua langkah penting dalam rutinitas perawatan kulit, mulai dari melakukan double cleansing, mengikuti aturan dua jari untuk tabir surya, hingga mengaplikasikannya dengan teknik yang benar.
Tak hanya itu, Anda juga telah menjaga pola makan, membatasi waktu menatap layar, dan tidur tepat waktu setiap malam, tanpa kebiasaan scroll media sosial sampai larut.
Namun, jika jerawat masih terus muncul meski semua usaha sudah dilakukan, tentu hal ini bisa terasa mengecewakan dan membuat semangat menurun. Ternyata, ada satu hal yang sering diabaikan namun bisa sangat berpengaruh terhadap kondisi kulit yakni sarung bantal.
Dilansir dari Hindustan Times, Dr. Ritika Shanmugam, Konsultan Dermatologi dan Kosmetologi dari Rumah Sakit Manipal di Malleshwaram, dalam wawancara bersama HT Lifestyle, menjelaskan bagaimana sarung bantal yang tidak bersih bisa menjadi penyebab jerawat yang tak kunjung membaik.
Berikut adalah penjelasan lengkap dari Dr. Ritika tentang alasan mengapa sarung bantal bisa menyebabkan jerawat:
1. Penumpukan minyak, bakteri, dan kotoran
Sepanjang hari, wajah terpapar minyak alami (sebum), polusi, debu, dan sel kulit mati. Meskipun wajah sudah dibersihkan di malam hari, sisa-sisa minyak dan sel kulit bisa tetap menempel. Selain itu, rambut juga bisa memindahkan minyak, produk styling, serta kotoran ke sarung bantal.
Dalam waktu singkat, sarung bantal menjadi tempat menumpuknya zat-zat tersebut. Akibatnya, saat wajah bergesekan dengannya selama tidur, bakteri bisa kembali menempel ke kulit dan menyumbat pori-pori.
2. Tempat berkembang biaknya bakteri
Ketika tidur, wajah menempel ke bantal dalam waktu lama, menciptakan kondisi tertutup atau oklusif. Bakteri penyebab jerawat seperti cutibacterium acnes menyukai lingkungan lembap, berminyak, dan minim oksigen, kondisi yang cocok ditemukan pada sarung bantal kotor.
Lingkungan mikro ini mendorong pertumbuhan bakteri, memicu respons imun tubuh, dan menyebabkan jerawat meradang seperti papula, pustula, atau bahkan kista.
3. Gesekan mekanis pada kulit
Kontak terus-menerus dengan sarung bantal, terutama jika kainnya kasar atau jarang diganti, bisa menyebabkan iritasi kulit akibat gesekan. Iritasi ini dapat mengganggu lapisan pelindung kulit dan mendorong terbentuknya komedo.
Kondisi ini dikenal sebagai acne mechanica—jenis jerawat yang biasanya dialami oleh atlet karena gesekan dari perlengkapan olahraga, namun juga bisa terjadi akibat gesekan dari permukaan tempat tidur.
4. Pemindahan produk perawatan rambut dan kulit
Produk rambut seperti minyak, pomade, hairspray, atau sampo kering bisa menempel di sarung bantal. Banyak dari bahan-bahan ini bersifat komedogenik atau menyumbat pori-pori. Ketika menempel kembali ke wajah saat tidur, kulit menjadi lebih rentan berjerawat.
Hal yang sama berlaku untuk produk skincare malam seperti krim, serum, atau minyak wajah yang berat, yang dapat berpindah ke sarung bantal lalu bercampur dengan kotoran, memperbesar risiko iritasi dan jerawat. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ALFIAN LUMBAN GAOL