Buka konten ini
KARIMUN (BP) – Unit Pelayanan Teknis (UPT) Bapenda Kepri wilayah Karimun bersama dengan Bapenda Kabupaten Karimun serta Asuransi Jasa Raharja, Rabu (7/5) turun ke lapangan dalam rangka melakukan optimalisasi pendataan terhadap kendaraan bermotor yang belum melunasi atau menunggak pajak.
Kepala Bidang Pendapatan Bapenda Kepri, Andi Mardianus yang dikonfirmasi Batam Pos membenarkan bahwa sejak Senin (5/5) UPT Bapenda Provinsi Kepri wilayah Karimun
melaksanakan optimalisasi ke lapangan. “Ini merupakan strategi dalam melakukan pendataan terhadap kendaraan bermotor dan penagihan. Selain itu, juga diantar ke alamat pemilik kendaraan bermotor,” ujarnya.
Apa yang dilakukan UPT Bapenda Kepri wilayah Karimun, katanya, merupakan salah satu bentuk untuk mengoptimalkan dalam pencapaian target penerimaan dari pajak kendaraan bermotor (PKB) yang ada di wilayah kerjanya. Pendataan terhadap PKB yang menunggak jika ditemui di lapangan dengan pemilik kendaraan akan diberikan langsung.
Sementara itu, Kabid Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Karimun, Raden Richky Dwi Muhardy secara terpisah menyebutkan, keikutsertaan staf dari Bapenda Kabupaten Karimun karena seperti diketahui dalam penerimaan PKB ada opsen pajak untuk kabupaten. “Sehingga, keikutsertaan staf kami untuk bersama-sama mendampingi petugas dari Bapenda Provinsi Kepri dengan tujuan untuk penerimaan daerah,” ungkapnya.
PKB, tambahnya, merupakan salah satu bentuk pendapatan asli daerah (PAD). Sistem penerimaannya memang berbeda pada tahun-tahun sebelumnya. Sesuai dengan aturan yang berlaku, mulai tahun ini setiap ada pembayaran PKB, maka dengan persentase tertentu dari pembayaran tersebut akan masuk ke kas daerah langsung. (*)
Reporter : Sandi Pramosinto
Editor : GALIH ADI SAPUTRO