Buka konten ini
BATAM KOTA (BP) – Perbaikan kerusakan Jalan Raja M. Saleh, tepatnya di depan Kompleks Cikitsu, mulai dikerjakan Dinas Bina Marga Kota Batam. Alat berat telah diturunkan ke lokasi sejak Selasa (6/5) untuk mengawali proses clearing dan pelebaran jalan.
Kepala Bidang Bina Marga, Dohar M. Hasibuan, menyampaikan bahwa tahap awal pengerjaan difokuskan pada pembukaan badan jalan dan pelebaran untuk meningkatkan kapasitas lalu lintas.
“Alat berat sudah diturunkan. Saat ini kami fokus pada pelebaran badan jalan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan,” ujar Dohar saat meninjau lokasi, kemarin.
Dohar mengungkapkan, jalan tersebut direncanakan akan memiliki dua jalur, masing-masing dua lajur. Namun, tahap awal masih difokuskan pada pelebaran. Setelah itu, baru dilanjutkan dengan pemasangan pembatas dan marka jalan.
“Setelah pelebaran rampung, baru dilanjutkan dengan tahapan lainnya, termasuk drainase dan marka jalan,” imbuhnya.
Selain memperlebar badan jalan, proyek ini juga mencakup perbaikan sistem drainase yang selama ini menjadi penyebab utama genangan air saat hujan. Saluran air yang ada dinilai tidak mampu menampung limpasan, sehingga kerap menimbulkan lubang besar dan membahayakan pengendara, terutama sepeda motor.
“Tujuan lainnya agar genangan air bisa diatasi. Itu yang sering menyebabkan pengendara terpeleset,” kata Dohar.
Warga Komplek Cikitsu, Sri Hartini, menyambut baik pengerjaan ini. Ia berharap perbaikan dilakukan tuntas agar tak ada lagi korban kecelakaan akibat lubang dan genangan di jalan tersebut.
“Sudah lama kami keluhkan. Kalau hujan deras, pasti tergenang dan sering ada yang jatuh. Semoga perbaikannya menyeluruh dan tidak setengah-setengah,” ucapnya.
Sri juga mengusulkan agar di persimpangan jalan tersebut dipasang lampu lalu lintas untuk mengurangi kemacetan dan potensi kecelakaan.
Diharapkan, setelah perbaikan rampung, Jalan Raja M. Saleh bisa kembali berfungsi optimal sebagai jalur alternatif yang aman dan lancar. (***)
Reporter : Yashinta
Editor : RATNA IRTATIK