Buka konten ini
XIAMEN (BP) – Pebulu tangkis Putri Kusuma Warda-ni menyumbang poin pertama sekaligus menyamakan kedudukan tim Indonesia menjadi 1-1 kontra India pada laga kedua Piala Sudirman 2025. Dia mengalahkan jagoan India yang merupakan juara dunia 2019.
Putri KW berhasil membuat kejutan luar biasa di Piala Sudirman 2025. Tampil pada partai kedua melawan India, dia mampu mengandaskan Pusarla Venkata Sindhu de-ngan dua gim langsung, 21-12, 21-14 di Xiamen Olympic Sports Center Fenghuang Gymnasium, Xiamen, Tiong-kok, Selasa (29/4) sore.
Kemenangan Putri KW ini cukup mengejutkan mengingat PV Sindhu bukanlah lawan sembarangan. Sindhu merupakan tunggal putri andalan India yang memiliki dua medali Olimpiade.
Putri KW pun mengakui bahwa awalnya dia sempat merasa tegang sebelum pertandingan. Apalagi, pada partai sebelumnya pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjadja menelan kekalahan dan Indonesia tertinggal 0-1.
Lantas apa yang membuat Putri KW akhirnya bisa meraih kemenangan atas Sindhu? Dia menyebut ada sejumlah faktor yang mendasari penampilan apiknya. Pertama karena adanya dukungan dari tim.
“Sebenarnya tadi saya cukup percaya ganda campuran bisa mengambil poin, tapi keadaan berbalik, cukup tegang juga saat masuk lapangan, tapi karena banyak dukungan dari belakang, saya pun bisa mengeluarkan penampilan terbaik dan bermain enjoy,” tutur Putri KW.
Selain itu, pebulu tangkis jebolan PB Exist Jakarta itu juga sudah menerapkan strategi dan cara untuk mematikan Sindhu. Salah satunya dengan membatasi kelebihan sang lawan.
“Saya lebih membatasi kelebihan Sindhu dan berusaha untuk terus mengembalikan bola susahnya dia. Kalau berhasil, dia jadi seperti goyang dan pukulannya menjadi tidak akurat,” tuturnya.
Rekor pertemuan, kata Putri KW, juga memengaruhi penampilannya. Kekalahan yang ia derita saat bentrokan terakhir pada Asian Games 2022 (2023) memotivasi Putri KW untuk balas dendam. Kemenangan ini pun membuat rekor pertemuan dengan Sindhu jadi 2-2.
“Di pertemuan terakhir saya kalah dan itu membuat saya ingin berusaha untuk diri saya sendiri untuk tidak kalah lagi. Lalu saya ingin tunggal putri bisa menyumbangkan poin hari ini dan alhamdulillah tercapai,” jelasnya.
Terakhir, Putri KW dalam laga ini juga tampil lebih tenang dan fokus pada diri sendiri. Dia belajar dari kekalahan yang ditelan saat final Badminton Asia Mixed Team Championships 2025 beberapa waktu lalu.
Saat itu, Putri KW menelan kekalahan dari Xu Wen Jing pada partai ketiga duel tim Indonesia vs Tiongkok.
Untungnya, para pemain lain berhasil meraih kemenangan dan skuad Merah Putih menjadi juara BAMTC 2025.
“Saya belajar dari turnamen BAMTC lalu, saya kalah di final karena tidak bisa bermain tenang karena tegang, terlalu banyak berpikir. Di sini saya mau berpikir diri sendiri dulu, kalau sudah enjoy mainnya maka hasil di lapangan pasti terlihat,” ucapnya.
Kemenangan Putri KW pun membuat tim Indonesia berhasil menyamakan kedudukan dengan India menjadi 1-1. Skuad Merah Putih kini jadi punya peluang besar meraih kemenangan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO