Buka konten ini
Penyanyi Judika tetap produktif merilis karya dan berusaha memperluas pendengar dengan merilis karya yang berbeda dari biasanya sebagai suatu langkah terobosan. Judika kini merilis lagu berjudul Terlalu Dalam dengan sentuhan EDM.
Di lagu ini, Judika berkolaborasi dengan Eka Gustiwana. Kolaborasi mereka adalah pertama kalinya dan dijanjikan akan ada kolaborasi berikutnya di masa yang akan datang.
Judika mengatakan, dirinya sebenarnya sudah cukup lama melirik Eka Gustiwana. Yaitu sejak Eka me-remix lagu Aku Yang Tersakiti.
Dari sana, mulai ada pembicaraan antara Eka, Judika, dan label musik Judika, Dua Anak Deo, untuk membuat lagu EDM. Kini, keinginan kolaborasi Judika dengan Eka Gustiwana untuk menghadirkan karya bersama akhirnya dapat terwujud.
”Sebenarnya dari dulu aku sudah melihat Eka sebagai salah satu musisi yang jenius. Dia bisa membuat lagu yang sangat disukai pencinta musik dengan cara yang berbeda,” ujar Judika dalam keterangan tertulis diterima JawaPos.com (grup Batam Pos).
Bagi Judika, lagu Terlalu Dalam bukan lagu pertama EDM. Sebab sebelumnya, dia sudah membuat hal serupa berkolaborasi dengan Whisnu Santika me-remake lagu Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik Baik Saja.
Lagu Terlalu Dalam diciptakan Eka Gustiwana dan Prince Husein. Lagu ini memiliki pesan untuk tidak terlalu berlebihan dalam mencintai seseorang karena dampaknya bikin rapuh dan patah semangat.
Pengalaman yang kurang mengenakkan, terkadang menyebabkan orang ragu untuk melangkah lebih jauh. Eka Gustiwana mengatakan, dirinya sempat grogi saat akan membuat karya bersama Judika yang merupakan salah satu penyanyi terbaik di Tanah Air.
”Sebenarnya grogi membuat lagu untuk Abang Judika. Saya sudah punya banyak ide tapi banyak yang saya coret. Nah, di lagu ini, saya baru yakin dan lang-sung kirim ke Abang. Respons Abang, gas!. Happy banget!” ujar Eka Gustiwana.
Menurutnya, lagu ini juga bisa menjadi semacam sindiran. ”Kalau mau menyindir seseorang, bisa memakai verse pertamanya saja, sejauh ini, ini yang paling jauh,” tandas Eka Gustiwana. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : UMY KALSUM