Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto melakukan peninjauan di lokasi yang akan dijadikan tempat pembangunan Sekolah Unggulan Garuda di kawasan Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, pada Jumat (25/4).
Sekolah Garuda tersebut nantinya akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektare, yang lokasinya tidak jauh dari Gedung DPRD Kepulauan Riau.
Brian Yuliarto menyatakan, sekolah ini ditargetkan dapat menghasilkan calon mahasiswa berkualitas, yang mampu melanjutkan pendidikan ke kampus-kampus ternama di luar negeri.
”Dapat menghasilkan calon-calon mahasiswa yang masuk ke kampus top luar negeri. Sehingga ada mahasiswa kita yang belajar di tempat itu,” ujar Brian saat berkunjung ke Tanjungpinang.
Meski begitu, ia belum menyampaikan secara rinci kapan pembangunan Sekolah Garuda tersebut akan dimulai. Saat ini pihaknya masih akan melihat terlebih dahulu perencanaan pembangunan sekolah unggulan itu di kawasan Dompak.
”Nanti kita lihat perencanaannya seperti apa. Di Indonesia ada 20, di Kepri satu saja,” tegasnya.
Brian menambahkan, seluruh biaya pendidikan bagi pelajar di Sekolah Garuda akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Para siswa akan mendapatkan beasiswa penuh selama menempuh pendidikan di sekolah elit tersebut.
”(Biaya) semua pelajar mendapatkan beasiswa dari pemerintah,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Riau, Andi Agung, menyatakan bahwa pembangunan Sekolah Garuda diperkirakan akan menelan anggaran sekitar Rp100 miliar.
”(Anggaran) semuanya dari pusat, sekitar Rp100 miliar. Karena sistemnya boarding school,” ujarnya. (*)
Reporter : Mohamad Ismail
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI