Buka konten ini
MADRID (BP) – Kepindahan Marc Marquez menuju pabrikan Ducati di musim MotoGP 2025 terbukti berbuah positif. Marc mendominasi hampir semua balapan. Dari delapan kali race di empat seri, dia hanya gagal sekali, yaitu saat terjatuh di balapan utama Grand Prix Amerika Serikat tiga pekan lalu.
Tak heran, beberapa pihak menyebut Marquez sedang menunjukkan performa terbaik sepanjang karirnya. Bahkan, bisa jadi lebih baik ketimbang saat meraih enam gelar juara dunia MotoGP sebelumnya.
“Bagi saya, ini adalah Marc Marquez terbaik yang pernah kita lihat,” kata bos tim Tech3 Herve Poncharal kepada Crash. “Dia masih cepat, tetapi sekarang dia juga punya lebih banyak pengalaman, tidak hanya dalam balapan, tetapi juga dalam hidup,” timpalnya.
Pendapat senada juga diungkapkan bos tim Ducati Davide Tardozzi. Dia bahkan memperkirakan Marc bisa mempertahankan performa tersebut hingga beberapa tahun mendatang. “Marc saat ini jauh lebih baik daripada sebelumnya, dan saya bayangkan dia dapat menjadi berbahaya selama empat atau lima tahun ke depan,” kata Tardozzi kepada AS.
Kini, satu-satunya yang bisa jadi lawan Marc adalah dirinya sendiri. “Rival utama Marc Marquez adalah Marc Marquez,” kata Poncharal. “Saya pikir dia telah menemukan ketenangan pikiran, berada di lingkungan yang tepat, di atas motor yang tepat. Dia telah menemukan apa yang dibutuhkan untuk perform, dan saya pikir dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu,” ujarnya.
Jika benar-benar berhasil mempertahankan performa, Marc pun berkesempatan untuk memecahkan rekor gelar terbanyak milik Giacomo Agostini. Selama berkarir di kelas tertinggi MotoGP (ketika itu masih 500cc) dari 1965 hingga 1977, Agostini telah meraih delapan gelar juara dunia. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO