Buka konten ini

BAYINDIR
MANCHESTER (BP) – Tactician Manchester United Ruben Amorim memberi debut Premier League kepada Altay Bayindir saat melawan Newcastle United di St James’ Park akhir pekan lalu (13/4). Keputusan itu dipicu blunder dua kali yang dilakukan kiper utama Andre Onana saat United bermain seri 2-2 di kandang Olympique Lyon (OL), Stadion Groupama, dalam first legperempat final Liga Europa (11/4).
Pada kenyataannya, Bayindir melakukan blunder gol keempat untuk melengkapi kekalahan 1-4 United di kandang Newcastle. Alhasil, Amorim menghadapi dilema saat harus memilih posisi nomor satu ketika The Red Devils –sebutan United– ganti menjamu OL di Old Trafford dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 02.00 WIB). Siapa yang dipilih Amorim?
Berbicara kepada Football 365, pandit sekaligus mantan bek tengah United Wes Brown menganggap Onana masih layak diberikan kesempatan berdiri di bawah mistar gawang United dini hari nanti. “Onana kiper yang lebih berpengalaman. Meski dia membuat kesalahan pada first leg di Lyon dan itu mengecewakan, sebagai profesional aku yakin dia akan memperbaiki kesa-lahannya,” kata Brown.
“Ini akan jadi beban mental baginya (Onana). Tetapi, percayalah, dia akan melewati tantangan ini. Dia sudah menjalani laga-laga hebat sepanjang musim dan dia butuh satu lagi pada Kamis malam (dini hari nanti, red),” sambung Brown.
Di era modern, Onana merupakan kiper United dengan menit bermain 900 menit lebih yang mampu mencatatkan penyelamatan terbanyak. Yaitu 3,4 kali penyelamatan per laga atau 90 menit. Unggul atas David de Gea (2,8 kali penyelamatan per 90 menit selama 37.289 menit) maupun Edwin van der Sar (2,5 kali penyelamatan per 90 menit selama 16.951 menit).
Memang aspek penyelamatan bukan indikasi sahih kemampuan hebat seorang penjaga gawang. Justru ada yang meng-anggap Onana banyak melakukan penyelamatan karena buruknya pertahanan United. Meski begitu, aspek itu setidak-nya menjadikan Onana masih layak dipercaya mengawal gawang United.
Bukan hanya itu. Onana akan termotivasi untuk membawa United memenangi Liga Europa yang berarti mengaransi tampil di Liga Champions musim depan. Dalam klausul kontrak Onana, gaji kiper 29 tahun asal Kamerun tersebut bakal dipotong 25 persen musim depan seandainya United tidak main di Liga Champions.
Sementara itu, dari tim tamu, bek kanan OL Ainsley Maitland-Niles menyatakan bahwa ambisi United memenangi Liga Europa ditambah momen pembuktian kualitas Onana bisa me-ngubah performa The Red Devils di Old Trafford.
“Mereka (United) bakal memforsir gol dan dia (Onana) bakal jadi tembok yang sulit bagi kami,” kata Maitland-Niles yang tidak asing dengan United maupun Old Trafford seiring pemain asli Inggris dan jebolan akademi Arsenal itu kepada BBC. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO