Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Lampu lalu lintas di sejumlah titik jalan di Tanjungpinang, dilaporkan tidak berfungsi dan tidak menyala sejak Sabtu (12/4) hingga Senin (14/4). Kondisi dikeluhkan pengendara dan pengguna jalan karena menyebabkan kesemrawutan dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada jam sibuk.
Pantauan di Batam Pos, lampu lalu lintas di simpang empat Pamedan yang menghubungkan Jalan Basuki Rahmat, Jalan Pemuda, Jalan Raja Ali Haji dan Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang, tidak menyala.
Begitu juga dengan lampu lalu lintas yang tidak menyala di simpang tiga kawasan Pancur yang menghubungkan Jalan Ir Sutami, Jalan Djuan-da dan Jalan Dr Sutomo Tanjungpinang.
Akibat tidak menyalanya lampu lalu lintas di dua jalan utama tersebut, pengendara motor dan mobil, kerap saling serobot dan kadang menyebabkan panjang kendaraan.
“Saya setiap hari lewat simpang Pamedan. Kalau lampu merah mati, semua pengendara bingung siapa yang harus jalan dulu. Bahaya sekali,” ungkap Iwan, seorang pengemudi ojek online.
Beberapa pengendara juga mengeluhkan ketiadaan petugas untuk mengatur lalu lintas di lokasi tersebut. Masyarakat dan pengendara berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan. ”Ya semoga segera diatasi,” harap Iwan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjungpinang Syafran Syadiq Alutsco, mengatakan kondisi tersebut, disebabkan karena kabel lampu lalu lintas mengalami korsleting.
”Penyebabnya kabel terbakar dan adanya rembesan air,” ungkap Syafan.
Saat ini, kata Syafran, pihak Dishub Tanjungpinang, masih berusaha mengatasi dan memperbaiki lampu lalu lintas yang tidak menyala tersebut. ”Kemungkinan lampu lalu lintas berfungsi kembali pada Selasa atau Rabu mendatang,” ujarnya.
Syafran mengimbau masyarakat pengguna jalan dan pengendara, untuk lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama melintasi persimpangan yang terdampak.
”Diharapkan pengendara selalu berhati-hati saat berkendara,” imbaunya. (*)
Reporter : YUSNADI NAZAR
Editor : ANDRIANI