Buka konten ini
JAKARTA (BP) – PT Aneka Tambang Tbk mencatat ada-nya lonjakan permintaan emas logam mulia Antam pada sebelum dan setelah Lebaran 2025. Imbasnya, sejumlah stok emas fisik dengan beragam gramasi kosong di beberapa butik Antam.
Merespons hal itu, Corporate Secretary Division Head Antam, Syarif Faisal Alkadrie, menyampaikan bahwa Antam terus berkomitmen untuk menjaga ketersediaan produk dengan mengoptimalkan proses produksi dan distribusi agar kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi.
”Kami juga memperkuat strategi pengadaan bahan baku emas, baik dari tambang emas kami di Pongkor maupun melalui kerja sama dengan pihak ketiga, termasuk PT Freeport Indonesia,” kata Syarif Faisal kepada JawaPos.com (grup Batam Pos), Jumat (11/4).
Dia juga menjelaskan, PT Antam telah menerima pengiriman tahap pertama dari PT Freeport sebagai bagian dari komitmen bersama untuk penyediaan bahan baku emas bagi produk logam mulia Antam.
”Dengan langkah-langkah ini, kami berupaya memastikan bahwa produk logam mulia dapat tersedia secara konsisten di pasar dan gerai-gerai kami,” jelas Syarif.
Selain menggandeng pihak ketiga, Syarif membeberkan bahwa saat ini Antam juga te-ngah membangun fasilitas pengolahan logam mulia baru di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.
Menurutnya, pabrik di Gresik itu memang dirancang untuk meningkatkan kapasitas produksi serta efisiensi operasional perusahaan dengan fokus pada pengolahan bahan baku emas dalam negeri.
”Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Antam untuk memperkuat ketahanan pasokan dan memberikan layanan yang berkelanjutan kepada pelanggan,” bebernya.
Lebih lanjut, di tengah kekosongan stok pada sejumlah butik Antam, Syarif menyaran-kan masyarakat untuk bisa membeli emas fisik digital melalui laman brankaslm.com atau aplikasi Logam Mulia Antam yang dapat diunduh di Play Store dan App Store.
”Sebagai alternatif untuk melakukan investasi emas Antam masyarakat dapat menggunakan layanan Brankas melalui aplikasi mobile Antam Logam Mulia,” ujar Syarif.
Untuk diketahui, BRANKAS adalah akronim dari ”Berencana Aman Kelola Emas”. Program ini memberikan alternatif bagi pelanggan dalam berinvestasi emas ANTAM melalui instrumen emas fisik digital.
Adapun keunggulan utama dari BRANKAS adalah pelanggan tidak perlu menyimpan sendiri emas fisiknya di rumah, melainkan disimpan dalam ekosistem perdagangan emas fisik digital yang diregulasi oleh Kementerian Perdagangan melalui BAPPEBTI.(*)
Reporter : JP Group
Editor : gustia benny