Buka konten ini

BATUAMPAR (BP) – Lubang yang cukup dalam di Jalan Budi Kemuliaan di dekat RS Budi Kemuliaan, dipasangi ban bekas oleh warga sekitar sebagai penanda ada jalan rusak. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kecelakaan, khususnya pada malam hari.
Andri, salah seorang pedagang di sekitar lokasi, mengatakan bahwa ban dipasang agar pengendara lebih waspada saat melintasi jalan tersebut.
“Kalau malam sering ada pemotor jatuh. Makanya dipasang ban sebagai tanda,” ujarnya, Kamis (10/4).
Menurut Andri, kondisi jalan tersebut sudah rusak cukup parah dan berlubang di banyak titik. Meski sempat ditambal beberapa kali, kerusakan kembali terjadi dan bahkan semakin parah.
“Jalan ini sudah parah sekali sekarang, banyak lubangnya. Kalau ditambal pun percuma,” katanya. Ia menambahkan, selain berlubang, jalan juga bergelombang, sehingga sangat membahayakan pengendara, terutama saat hujan atau malam hari. “Bukan hanya lubang, jalannya juga bergelombang. Harus hati-hati,” ujarnya.
Senada, Alfan, pengendara yang sering melintas di jalan tersebut, mengaku pernah terjatuh akibat lubang di jalan tersebut.
“Banyak lubangnya. Saya sendiri pernah jatuh waktu malam hari,” ucapnya.
Ia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut karena lokasinya berada persis di depan rumah sakit dan menjadi akses utama warga.
“Apalagi ini jalan ke rumah sakit, harus segera diperbaiki,” tutupnya.
Tak hanya di Jalan Budi Kemuliaan, lubang cukup dalam juga terpantau di Jalan Todak dan Jalan Tenggiri, Tanjungsengkuang, Batuampar. Lubang jalan yang cukup dalam dinilai membahayakan sehingga warga memasang kerucut lalu lintas (traffic cone).
”Tolong segera diperbaiki, itu di simpang tiga ke arah Tanjungsengkuang rusaknya makin parah,” kata Yayat, warga Tanjungsengkuang. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : RATNA IRTATIK