Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Insiden tak terduga terjadi di Jalan R Suprapto, Batuaji, tepatnya di Simpang Kaveling Lama, Sagulung, Minggu (7/4). Sebuah truk pengangkut buah mangga mengalami kecelakaan hingga terbalik, menyebabkan buah-buahannya berserakan di jalan. Namun, bukan pertolongan yang datang, melainkan sejumlah orang terlihat memungut mangga dari lokasi kejadian.
Salah satu kejadian yang mencuri perhatian adalah seorang pria pengendara motor yang membonceng seorang wanita. Pria tersebut turun dari motornya dan ikut mengambil mangga yang berserakan. Sopir truk yang menjadi korban kecelakaan berusaha mencegah aksi tersebut, namun justru mendapat tantangan dari pemotor tersebut.
Keributan sempat terjadi di lokasi kejadian. Sopir truk yang tampak kesal berteriak dengan nada tinggi, “Kalau mau ambil, bayar!”. Namun, pemotor tersebut bersikeras tidak salah. Ia beralasan hanya mengikuti orang lain yang lebih dahulu mengambil buah dan mengaku tidak mengetahui bahwa mangga itu berasal dari truk yang terbalik.
Padahal, secara jelas terlihat bahwa mangga-mangga tersebut berasal dari truk yang terguling di lokasi. Meski demikian, pemotor itu tetap ngotot dan tidak mau mengalah. Keadaan nyaris memicu perkelahian antara sopir dan pemotor, namun berhasil diredam oleh pengguna jalan lainnya.
Aksi tak terpuji pemotor tersebut terekam kamera pengguna jalan lain dan viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat bagaimana pemotor bersikap arogan kepada sopir yang tengah tertimpa musibah.
Netizen pun ramai-ramai mengecam tindakan pemotor tersebut. Banyak yang menyayangkan sikap tak berempati itu, terlebih saat sopir truk tengah dalam kondisi sulit akibat kecelakaan. Mereka menilai pemotor tersebut telah memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan dan seharusnya membantu, bukan malah mengambil keuntungan.
Kasat Lantas: Truk Patah, Bukan Laka Lantas
Kasat Lantas Polresta Barelang, AKP Afiditya Arief Wibowo, membenarkan adanya peristiwa ini yang terjadi pada Sabtu (5/4).
“Peristiwa ini memang benar, namun bukanlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Ini terjadi karena faktor jalan dan beban muatan yang berlebihan. Akibatnya, saat menikung bak truk patah sehingga buah-buahan tumpah ke jalan,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Selasa (8/4).
Afid menjelaskan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi di sekitar lokasi kejadian. Dari keterangan saksi, diketahui bahwa warga dan pengendara yang melintas sempat melakukan penjarahan.
“Warga secara spontan mengambil buah yang berserakan. Meskipun sempat terjadi keributan, buah-buahan tersebut akhirnya dikembalikan. Bahkan, sopir truk sendiri memberikan buah yang dikembalikan kepada warga yang membantu,” katanya.
Menurut Afid, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait laka lantas atau penjarahan yang terjadi.
“Pada saat kejadian, belum ada laporan yang masuk ke Satlantas karena ini bukan peristiwa laka lantas dan tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.
Afid pun mengimbau agar para pengemudi lebih berhati-hati dalam membawa muatan.
“Pengemudi harus memastikan untuk tidak membawa muatan melebihi kapasitas truk dan tidak melanggar aturan ODOL (Over Dimension Over Load),” tutupnya. (*)
Reporter : Eusebius Sara – Yofi Yuhendri
Editor : RATNA IRTATIK