Buka konten ini
Insiden Kebakaran habiskan 6 buah rumah milik warga Senayang. Insiden Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 08.45 WIB di RT 006 RW 002 dekat Pos TNI AL Dabo Singkep di Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga pada Rabu (8/4).
Penyebab terjadinya kebakaran sampai saat ini masih belum diketahui. Namun dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, hanya saja sebanyak enam buah rumah milik warga setempat hangus dilahap si jago merah.
Saat dikonfirmasi pihak Batam Pos, Azwar menyampaikan kondisi rumah yang terbakar akibat insiden ini hangus dilahap si jago merah dan yang tersisa hanya tinggal puing-puing bangunan saja.
”Sebanyak enam buah rumah habis terbakar di lahap api. Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, namun akibat dari insiden ini memberikan kerugian yang sangat besar,” ungkap Azwar, warga Senayang, Rabu (8/4).
Azwar menjelaskan saat ini kondisi api sudah berhasil dipadamkan okeh masyarakat setempat yang bergotong royong. Namun sayangnya, enam buah rumah tersebut tidak bisa diselamatkan.
”Kondisi terkini Alhamdulillah kobaran api sudah berhasil dipadamkan oleh masyarakat sekitar dengan bergotong royong. Namun, enam buah rumah tersebut tidak dapat diselamatkan dan semuanya habis terbakar,” ujarnya.
Selanjutnya, ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal membenarkan terkait insiden yang menghabiskan enam buah rumah warga yang ada di RT 006 RW 002 Kecamatan Senayang pada hari ini.
”Memang benar pada pagi ini sekitar 08.45 WIB telah terjadi insiden kebakaran yang melahap enam buah rumah warga di RT 006 RW 002 Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga,” ungkap Oktanius.
Oktanius menambahkan, dalam insiden kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. ”Pada insiden ini memang tidak ada korban jiwa, namun dari insiden ini memberikan kerugian besar bagi warga yang rumahnya habis terbakar oleh kobaran api,” tutupnya.
Harapannya Pemerintah setempat dapat memberikan solusi secepatnya bagi korban yang rumahnya sudah hangus terbakar oleh insiden ini agar malam ini mereka dapat beristirahat dan berteduh dengan nyaman ditengah kesedihan atas musibah yang menimpa mereka. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI