Buka konten ini
KARIMUN (BP) – Puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/ 2025 Masehi sudah mulai terlihat di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun sejak Sabtu (5/4) dan Minggu (6/4). Khususnya untuk penumpang domestik dan internasional tujuan ke Malaysia.
Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Captain Supendi yang dikonfirmasi Batam Pos mengatakan, untuk arus balik Hari Raya Idulfitri memang sudah terlihat padat sejak Sabtu (5/4) dan Minggu (6/4)). ”Pada Sabtu itu penumpang yang berangkat meninggalkan Karimun sebanyak 10.976 orang dan yang tiba atau datang sebanyak 7.854 orang. Jumlah ini berdasarkan data keberangkatan penumpang dalam satu hari. Baik tujuan lokal dan internasional,” ujarnya.
Dikatakannya, jika dihitung dari keberangkatan penumpang sejak dimulainya Angkutan Laut Lebaran 2025 yang dilaksanakan KSOP kelas I Tanjungbalai Karimun pada 21 Maret 2025 lalu, jumlah penumpang yang berangkat sampai dengan Sabtu (5/4) sebanyak 108.073 orang. Kemudian, yang tiba di Karimun 134.833 orang.
Selama arus mudik dan sampai dengan arus balik Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah melalui Pelabuhan di Tanjungbalai Karimun berjalan lancar.
”Patut kita syukuri kerja sama dan sinergitas dengan seluruh instansi terkait yang bersama-sama terlibat dalam menyukseskan angkutan lebaran tahun ini semua penumpang berangkat sampai dengan selamat di tujuan. Begitu juga penumpang yang tiba dalam keadaan aman. Kondisi pelabuhan yang padat, namun keberangkatan tetap dalam keadaaan lancar,” ungkap Captain Supendi.
Ditambahkannya, selama pelaksanaan arus mudik dan balik tahun ini prediksi tambahan atau peningkatan penumpang memang terbukti. Untuk itu, dengan meningkatnya jumlah penumpang yang akan berangkat, maka perusahaan pelayaran melakukan ekstra trip atau tambahan kapal berangkat untuk penumpang yang tridak terangkut.
”Selama arus mudik dan arus balik ini, ekstra trip untuk keberangkatan kapal sebanyak 40 kali. Sebagian besar tujuan ke Provinsi Riau. Seperti ke Selatpanjang, Tanjung Buton dan Tanjung Samak. Termasuk juga tujuan ke Batam. Bahkan, tujuan dari luar negeri juga ada ekstra trip. Khususnya, tujuan ke Kukup, Johor Baharu, Malaysia,” tutup Supendi.
Sementara itu, pasca arus mudik lebaran 2025 M, Kapal Motor (KM) Kelud tujuan Jakarta maupun Medan kemarin tidak masuk ke pelabuhan Tanjungbalai Karimun. Pjs Kepala Operasional dan Pelayanan Pelni Tanjungbalai Karimun, Edison Sitorus ketika dikonfirmasi Batam Pos mengatakan, untuk tujuan Jakarta, KM Kelud sudah melayani pada hari H+3 atau Rabu (2/4) lalu.
”Untuk arus balik yang menggunakan KM Kelud dari Tanjung Balai Karimun tujuan Jakarta tidak begitu ramai. Karena masih suasana lebaran,” terangnya, Minggu (6/4).
Dimana, pada hari Rabu lalu, penumpang yang berangkat tujuan Tanjungpriok Jakarta mencapai 270 orang dan yang turun di Tanjungbalai Karimun dari Belawan Medan 103 orang. Sedangkan, Minggu (6/4) tujuan Belawan Medan yang berangkat 238 orang dan turun di Tanjungbalai Karimun dari Jakarta 272 orang.
”Kalau dibandingkan arus mudik kemarin memang ada penurunan. Ini dikarenakan jadwal KM Kelud masih dalam suasana hari raya,” ungkapnya.
Masih kata Edison lagi, siklus penumpang di Tanjungbalai Karimun yang menggunakan KM Kelud masih tetap ada. Namun, biasanya terjadi musiman seperti hari kebesaran keagamaan maupun penumpang yang rombongan.
”Kemungkinan pekan depan, penumpang musiman para pekerja kapal yang akan kembali bekerja di kapan,” tuturnya.
Walaupun demikian, pihaknya tetap konsisten untuk melayani penumpang yang akan berangkat ke Jakarta maupun Medan. Dan, didominasi penumpang memilih pesan tiket kelas ekonomi.
”Rata-rata membawa keluarga. Untuk jadwal KM Kelud rute Tanjungbalai Karimun sudah kembali normal,” ucapnya.(*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO – TRI HARYONO
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI