Buka konten ini
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam memprakirakan wilayah Kepulauan Riau (Kepri), termasuk Batam, akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam dua hari ke depan.
Potensi hujan yang disertai kilat dan angin kencang dipicu oleh kondisi atmosfer yang tidak stabil akibat belokan angin (shearline) serta daerah konvergensi di wilayah Kepri.
“Cuaca akan didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang,” ujar Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, Rizki, Jumat (4/4).
Ia menjelaskan, hujan diprakirakan turun pada pagi, siang, malam, hingga dini hari di sebagian besar wilayah Kepri.
Di Batam, cuaca diprakirakan berawan sepanjang hari dengan hujan ringan pada malam hingga dini hari. Angin bertiup dari arah barat dengan kecepatan 1–11 kilometer per jam (km/jam).
Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Tanjungpinang dan Bintan, dengan arah angin dari barat dan barat daya berkecepatan 1–10 km/jam.
“Karimun dan Lingga diprediksi mengalami hujan ringan pada malam dan dini hari, dengan angin bertiup dari barat laut dan selatan berkecepatan 2–13 km/jam serta 2–9 km/jam,” ujarnya.
Sementara itu, Natuna diprakirakan diguyur hujan ringan sejak pagi hingga siang, lalu berawan. Angin bertiup dari timur laut dengan kecepatan 8–12 km/jam.
Anambas diperkirakan berawan sepanjang hari, dengan angin dari utara berkecepatan 2–10 km/jam.
Secara keseluruhan, cuaca di Kepulauan Riau cenderung berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang, terutama pada malam hingga dini hari.
“Suhu udara diprakirakan berkisar antara 24 hingga 34 derajat Celsius,” jelasnya.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi pelaut dan pengguna transportasi laut yang rentan terdampak gelombang serta angin kencang. BMKG merekomendasikan pemantauan berkala terhadap kondisi cuaca melalui aplikasi BMKG di ponsel pintar. (***)
Reporter : Azis Maulana
Editor : RATNA IRTATIK