Buka konten ini
SEKUPANG (BP) – Pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada perayaan Idulfitri 1446 Hijriah di Kota Batam mencapai Rp42 miliar. Meski jumlahnya tergolong besar, angka ini mengalami penurunan sebesar Rp1 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp43 miliar.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Budi Dermawan, mengatakan bahwa dana tersebut berasal dari zakat fitrah, zakat mal, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui masjid dan musala di seluruh wilayah Batam.
”Alhamdulillah, capaian zakat di Batam masih cukup tinggi. Meski turun, penyaluran tetap dilakukan kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujar Budi, Kamis (3/4).
Ia menjelaskan bahwa zakat yang telah dihimpun segera disalurkan kepada mustahik atau penerima zakat, seperti fakir miskin, yatim piatu, serta masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan hidup setelah bulan Ramadan.
”Kami berharap zakat yang diberikan ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima dan menjadi keberkahan bagi mereka yang telah menunaikan kewajibannya. Semoga Allah SWT memberikan ganjaran yang setimpal bagi para muzaki,” tambahnya.
Selain itu, Kemenag Kota Batam mencatat pelaksanaan salat Idulfitri 1446 Hijriah berlangsung di 889 lokasi di seluruh kota. Jumlah ini sama dengan tahun sebelumnya.
Pada tingkat kota, terdapat tiga lokasi utama yang menjadi pusat pelaksanaan salat Id, yakni Dataran Engku Putri yang kemudian dipindah ke Masjid Agung Raja Hamidah Batam karena hujan melanda; Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Batuaji; dan Masjid Baiturrahman di Sekupang. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK