Buka konten ini
BATAM (BP) – Pelabuhan Sekupang menjadi salah satu jalur utama bagi masyarakat yang hendak mudik ke berbagai wilayah di Sumatra dan dalam Provinsi Kepulauan Riau menjelang Lebaran. Moda transportasi laut ini menjadi alternatif bagi pemudik di tengah keterbatasan kapasitas penerbangan dan transportasi laut lainnya.
Mudik melalui Pelabuhan Sekupang menawarkan berbagai rute tujuan, baik di dalam maupun luar Provinsi Kepulauan Riau. Salah satu rute dengan jumlah pemudik tinggi adalah Batam-Dumai. Rute ini banyak dipilih oleh warga yang akan pulang kampung ke Dumai serta berbagai daerah di Provinsi Riau dan Sumatra Barat.
Humas Dumai Line, Asmadi, mengatakan bahwa hingga pertengahan Maret ini jumlah penumpang masih relatif sepi. Namun, pihaknya memprediksi akan terjadi lonjakan arus mudik mulai Kamis (20/3).
”Sampai sekarang kondisi penumpang masih sepi. Namun, kemungkinan besar pada tanggal 20 nanti jumlah pemudik akan mulai meningkat,” ujar Asmadi, Selasa (18/3).
Ia menambahkan bahwa saat ini harga tiket kapal Dumai Line masih menggunakan tarif lama. Berikut adalah daftar harga tiket sekali jalan (one-way) dari Batam ke beberapa tujuan, Batam–Selatpanjang Rp270 ribu, Batam–Bengkalis Rp480 ribu, Batam–Buton Rp440 ribu, dan Batam–Dumai Rp590 ribu.
Harga tiket tersebut belum termasuk biaya boarding pass sebesar Rp12 ribu per tiket. Selain itu, anak-anak berusia 6 tahun ke atas diwajibkan memiliki tiket sendiri.
Operator kapal juga mengimbau calon penumpang untuk melakukan check-in satu hari sebelum keberangkatan. Hal ini bertujuan untuk menghindari antrean panjang dan memastikan ketersediaan kursi bagi pemudik yang telah memiliki tiket.
”Calon penumpang wajib check-in satu hari sebelumnya agar perjalanan lebih lancar dan tidak ada kendala saat keberangkatan,” tambah Asmadi.
Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idulfitri, masyarakat diimbau untuk segera memesan tiket guna menghindari kehabisan kuota, terutama menjelang puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi sepekan sebelum Lebaran. Pelabuhan Sekupang sendiri diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang dalam beberapa pekan ke depan seiring dengan meningkatnya jumlah masyarakat yang memilih jalur laut sebagai opsi perjalanan mudik mereka.
”Kami prediksi Selasa (25/3) ini arus mudik sudah mulai naik, mengingat sudah masuk libur sekolah juga. Sejauh ini untuk armada masih aman dan belum ada peningkatan,” ujar Kepala Pos Syahbandar Pelabuhan Sekupang, Saur Parsaoran.
Selain menjadi pilihan utama bagi pemudik ke Dumai dan Riau, jalur laut dari Batam juga melayani berbagai rute ke wilayah lain di Sumatra. Dengan harga tiket yang lebih ekonomis dibandingkan transportasi udara, mudik via Pelabuhan Sekupang menjadi opsi yang cukup diminati.
Sementara itu, Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat mudik menggunakan kapal pada Lebaran 2025 ini. Ia meminta masyarakat membeli tiket secara resmi dan menghindari pembelian tiket dari calo.
”Kami mengimbau calon penumpang yang mudik Lebaran ini untuk membeli tiket kapal di lokasi atau loket yang sudah terdaftar resmi,” ujarnya.
Heribertus menjelaskan bahwa sebelum membeli tiket, calon penumpang harus memastikan memilih operator yang terpercaya agar keamanan di dalam kapal tetap terjamin. ”Pilihlah operator pelayanan yang sudah terpercaya,” katanya.
Selain itu, masyarakat diminta tetap mematuhi peraturan keselamatan pelayaran dan memastikan letak life jacket di kapal. ”Terus patuhi prosedur keselamatan, tetap ikuti instruksi nakhoda dan ABK kapal,” ungkapnya.
Heribertus juga menyampaikan bahwa menjelang Lebaran, pihaknya akan membangun posko pengamanan dan posko terpadu di objek vital serta tempat keramaian. ”Kami akan cek dulu lokasinya,” tuturnya. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra, Yofi Yuhendri
Editor : RYAN AGUNG