Buka konten ini
INDIAN WELLS (BP) – Carlos Alcaraz harus memendam keinginan untuk meraih gelar ketiga berturut di ajang Indian Wells. Langkah petenis asal Spanyol itu harus terhenti di babak semifinal. Dia kalah dalam pertarungan tiga set 1-6, 6-0, 4-6 dari Jack Draper dini hari WIB, Minggu (16/3).
Alcaraz jelas kecewa. Namun, bukan karena dia gagal meraih hat-trick gelar, melainkan karena performanya yang memang di bawah standar. Hal itu disebabkan karena dia memang tidak melakukan persiapan dengan baik.
“Saya tidak merasa nyaman di lapangan. Bahkan saat pemanasan, saya melakukan banyak kesalahan. Saya tidak punya feeling pukulan yang baik, saya tidak mempersiapkan pertandingan dengan baik,” kata Alcaraz dikutip dari Punto de Break.
Nah, karena kurang persiapan itulah, Alcaraz merasa gugup sepanjang hari. Mulai saat pagi hari hingga saat latihan menjelang pertandingan. “Dan itu memengaruhi saya di lapangan,” beber Alcaraz.
Tapi, Alcaraz tidak ingin larut dalam kekecewaan. Petenis 21 tahun itu berharap bisa segera bangkit. Tepatnya, di ajang Miami Terbuka pekan ini. Kebetulan, Alcaraz punya kenangan manis di Miami. Saat terakhir kali tersingkir dari Indian Wells pada 2022 silam, dia justru mampu meraih gelar juara Miami Terbuka.
“Berapa lama saya perlu pulih? Tidak terlalu lama. Saya menganggap diri saya seseorang yang belajar dari kegagalan, dari kekalahan,” kata Alcaraz. “Terakhir kali saya kalah di semifinal di sini (Indian Wells, red), saya menang di Miami. Jadi saya akan melakukannya lagi. Saya akan belajar dari pertandingan ini untuk Miami,” ujarnya mengakhiri. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO