Buka konten ini
BATUAJI (BP) Tradisi berbagi takjil di wilayah Batuaji dan Sagulung semakin semarak sepanjang Ramadan tahun ini. Berbagai komunitas dan kelompok masyarakat, termasuk lintas agama, turut serta dalam kegiatan berbagi untuk membantu mereka yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba.
Salah satu kegiatan berbagi takjil yang mendapat apresiasi adalah yang dilakukan oleh Komunitas Gereja Katolik KBG Santa Maria Khatarina Kasper bersama Polsek Batuaji. Mereka membagikan takjil kepada para pekerja galangan kapal yang baru pulang kerja di Tanjunguncang, Batuaji. Kegiatan ini berlangsung di depan Mapolsek Batuaji, akhir pekan lalu.
Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo, mengungkapkan kebanggaannya atas kepedulian serta jalinan kasih antarumat beragama yang semakin erat selama Ramadan ini. Ia menilai aksi berbagi takjil sebagai wujud nyata kebersamaan dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
”Hampir semua kelompok umat beragama telah melakukan kegiatan serupa. Bersama kami, mereka berbagi takjil atau mengadakan bakti sosial lainnya sepanjang Ramadan ini. Ini adalah gambaran nyata bahwa kita adalah satu bangsa yang saling peduli,” ujar AKP Raden Bimo, kemarin.
Hal senada disampaikan oleh Ketua Komunitas KBG Santa Maria Khatarina Kasper, Halri Simarmata. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kasih sayang antarumat beragama.
”Takjil yang kami bagikan kepada pengguna jalan adalah wujud kasih kepada sesama. Kepada saudara-saudara Muslim, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga Ramadan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Di berbagai titik di Batuaji dan Sagulung, pembagian takjil semakin marak. Sejumlah komunitas dan organisasi turut berpartisipasi dengan membagikan berbagai jenis menu berbuka di persimpangan jalan serta kawasan padat lalu lintas. Aktivitas ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
”Sudah tiga kali saya berbuka di pinggir jalan dengan takjil gratis yang dibagikan masyarakat. Rumah saya jauh di Seibeduk, dan jalanan macet saat sore hari. Ini sangat membantu,” kata Feri, seorang pekerja galangan kapal di Tanjung Uncang. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK