Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – PT Pelni pada tahun 2025 ini tidak menyelenggarakan program tiket mudik Lebaran Idulfitri gratis bagi warga di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Kondisi ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Kuota mudik gratis untuk wilayah Kepri hanya diperoleh oleh Pelni Batam.
Dengan demikian, masyarakat Tanjungpinang dan Bintan yang ingin mengikuti program mudik gratis hanya bisa berangkat melalui Kota Batam.
”Untuk kuota mudik gratis, informasi terakhir di Kepri hanya tersedia melalui Batam. Untuk rute dari Kijang ke pulau-pulau lain di Kepri, tidak ada kuota,” ujar Kepala Pelni Cabang Tanjungpinang, Putra Kencana, Rabu (12/3).
Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan penyelenggara mudik gratis, yakni Kementerian Perhubungan, terkait kuota untuk warga Tanjungpinang dan Bintan. Namun, Pelni Tanjungpinang dipastikan tidak mendapatkan kuota mudik gratis tahun ini karena keterbatasan kuota yang diberikan.
”Mungkin ada pertimbangan tertentu terkait kuota yang tersedia, sehingga rute antar pulau di Kepri tidak masuk dalam daftar,” tambahnya.
Putra juga menuturkan bahwa kondisi ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, Pelni Tanjungpinang mendapatkan 1.000 tiket mudik gratis dengan tujuan Pelabuhan Tarempa (Anambas) dan Natuna.
”Tahun ini tidak ada. Sementara tahun lalu kami menyelenggarakan mudik gratis ke Pelabuhan Tarempa dan Natuna,” jelasnya.
Hanya Satu Kapal Layani Rute Antar Pulau di Kepri
Sementara itu, arus mudik antar pulau di Kepri tahun ini hanya dilayani oleh satu kapal Pelni, berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggunakan lebih dari satu kapal.
Hal ini disebabkan karena salah satu kapal Pelni tidak dapat dioperasikan. Akibatnya, kapal pendampingan di Kepri akan berlayar di wilayah timur, yaitu KM Umsini.
”Untuk rute antar pulau di Kepri, hanya KM Bukit Raya yang beroperasi. Rencananya, kapal ini akan mulai berlayar pada 16 dan 25 Maret 2025,” ujar Putra.
KM Bukit Raya akan melayani rute dari Pelabuhan Tanjung Priok, Belinyu, Kijang, Letung, Natuna, Midai, Serasan, Pontianak, hingga Surabaya untuk mengakomodasi kebutuhan mudik Lebaran.
Sementara untuk rute keluar Kepri, mudik Lebaran tahun ini akan dilayani oleh KM Tidar, serta tambahan kapal KM Nggapulu tipe 2000. ”Untuk jadwal tambahan, KM Nggapulu dijadwalkan berlayar pada 28 Maret 2025 tengah malam. Kapal ini akan melayani rute Batam-Belawan serta kembali ke Priok,” ungkapnya.
Dengan demikian, total ada tiga kapal yang akan berlayar di Pelabuhan Kijang, yaitu KM Tidar, KM Bukit Raya, dan KM Nggapulu. (*)
Reporter : Mohamad Ismail
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI