Buka konten ini
BATAMKOTA (BP) – Kota Batam akan menjadi tuan rumah Tirta Lie s Bakmi Festival 2025, sebuah perhelatan kuliner berskala nasional yang menampilkan beragam sajian bakmi terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Rapat koordinasi terkait penyelenggaraan event ini telah digelar pada Rabu (12/3) di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.
Festival ini merupakan hasil kolaborasi dengan Mega Mall Batam Centre dan akan berlangsung selama 10 hari, mulai 18 hingga 27 April 2025. Event ini akan menghadirkan 33 pedagang kuliner, yang terdiri dari 18 pedagang non-halal dan 15 pedagang halal, dengan area yang telah dipisahkan demi kenyamanan pengunjung. Stand halal akan ditempatkan di area jembatan lantai UG, sementara stand non-halal berada di area outdoor Malaya dan ex-Excelso. Selain itu, dapur dan tempat cuci peralatan juga akan dipisahkan sesuai kategori halal dan non-halal.
Sebagai festival kuliner bakmi terbesar di Indonesia, event ini diprediksi akan menarik antara 2.000 hingga 5.000 pengunjung per hari, tidak hanya dari Batam dan sekitarnya, tetapi juga wisatawan mancanegara (wisman). Dengan jumlah pengunjung yang besar, festival ini diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Batam.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah terhadap penyelenggaraan festival ini.
”Pemerintah memiliki tugas dalam regulasi, administrasi, serta katalisasi, dan tentu kami akan memberikan dukungan yang dibutuhkan. Kota Batam adalah kota pariwisata yang memiliki tiga pilar utama: akses, amenitas, dan atraksi. Festival ini merupakan salah satu bentuk atraksi buatan yang dapat menarik wisatawan. Kami dari Disbudpar Kota Batam siap memfasilitasi dan memberikan penguatan agar event ini berjalan lancar dan sukses,” ujar Ardiwinata.
Sementara itu, Tirta Lie, sosok di balik festival ini sekaligus ikon dalam dunia kuliner bakmi di Indonesia, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan menggelar event ini di Batam.
”Festival ini merupakan ajang yang menghadirkan UMKM dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Medan, Pekanbaru, Lampung, Pontianak, Singkawang, hingga Manado dan Kupang. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2017, festival ini selalu diadakan di Jakarta. Namun, sejak 2023, kami mulai merambah ke luar kota, dan tahun ini Batam menjadi kota pertama di luar Jakarta yang kami pilih,” ujar Tirta Lie.
Ia juga menambahkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan konsumsi bakmi tertinggi di dunia setelah Tiongkok. Namun, dalam hal variasi mie, Indonesia menjadi yang terdepan.
”Dari Aceh hingga Papua, setiap daerah memiliki ciri khas mie-nya sendiri. Itulah yang membuat bakmi Indonesia begitu kaya dan unik dibandingkan negara lain. Kami ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa bakmi Indonesia adalah yang paling enak,” tambah Tirta Lie. (*)
Reporter : RATNA IRTATIK
Editor : MOH TAHANG