Buka konten ini
BATAM KOTA (BP) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi menyalurkan bantuan senilai Rp627,5 juta bagi warga yang terdampak bencana alam di awal tahun ini. Bantuan diberikan setelah seluruh tahapan verifikasi dan administrasi selesai dilakukan.
Bencana yang melanda Batam disebabkan oleh angin kencang, curah hujan tinggi, longsor, serta banjir rob. Delapan kecamatan terdampak, dengan sejumlah rumah mengalami kerusakan dan bahkan menelan korban jiwa di beberapa lokasi.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa proses penyaluran bantuan membutuhkan waktu karena harus melalui berbagai tahapan verifikasi.
”Hari ini (kemarin) kami menyerahkan bantuan karena semua proses sudah selesai. Verifikasi ini memerlukan tahapan, mulai dari pengumpulan data hingga perhitungan oleh tim. Setelah itu, baru bantuan bisa didistribusikan,” ujarnya, Selasa (11/3).
Menurutnya, data awal dikumpulkan oleh lurah dan camat, kemudian tim turun ke lapangan untuk mengecek kondisi rumah terdampak. Setelah dilakukan perhitungan, barulah ditetapkan besaran bantuan yang diberikan.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa Pemko Batam menggunakan anggaran dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk membantu para korban.
”Bantuan ini diberikan berdasarkan hasil verifikasi terhadap 56 rumah yang terdampak. Untuk rumah rusak berat diberikan Rp25 juta, rusak sedang Rp7,5 juta, dan rusak ringan Rp5 juta,” katanya.
Dari total 56 rumah penerima bantuan, sebanyak 13 rumah dikategorikan rusak berat, 11 rumah rusak sedang, dan 32 rumah rusak ringan.
Selain bantuan untuk rumah yang rusak, Pemko Batam juga memberikan santunan bagi keluarga korban jiwa akibat bencana, masing-masing sebesar Rp15 juta per korban.
Dana bantuan disalurkan melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ke Dinas Sosial, lalu langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima bantuan.
Dari delapan kecamatan yang terdampak, wilayah yang mengalami kerusakan paling parah adalah Sekupang, Galang, Bengkong, dan Nongsa. Pemko Batam memastikan bahwa bantuan ini telah diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan, sesuai hasil verifikasi di lapangan. (*)
Reporter : arjuna
Editor : RATNA IRTATIK