Buka konten ini
OKLAHOMA CITY (BP) – Memar masih tampak di lengan kiri Nikola Jokic. Ketika melangkah, rasa sakit juga masih terasa di engkel kirinya. Kondisi tersebut membuat pelatih Denver Nuggets Michael Malone menawarkan Joker -julukan Jokic- untuk beristirahat dalam laga melawan Oklahoma City Thunder pada Selasa (11/3) pagi WIB.
Namun, Jokic menolak dengan tegas tawaran itu. “Tidak, ayolah, coach, saya akan bermain,” tutur Malone menirukan ucapan Jokic dikutip dari laman resmi NBA. “Apakah saya capek? Tentu, tapi semua pemain juga sama. Saya ingin bermain,” tegasnya.
Keputusan yang tepat. Jokic terbukti masih mampu tampil impresif dengan perolehan 35 poin, 18 rebound dan 8 assist. Catatan itu membawa Nuggets menang 140-127 di markas Thunder, Paycom Center, Oklahoma City. Nuggets pun membalaskan kekalahan 103-127 di lokasi yang sama sehari sebelumnya.
Bagi Jokic, hasil tersebut bisa bermakna ganda. Sebab, dia berhasil mengungguli saingan utamanya dalam memperebutkan gelar MVP NBA musim ini, Shai Gilgeous-Alexander. Kemarin, Gilgeous-Alexander mencetak 25 poin dan 7 assist.
Tapi, itu tidak membuat Jokic jumawa. “Saya pikir, saat ini saya sedang menunjukkan permainan terbaik dalam hidup saya, jadi jika itu memang cukup (berkontribusi untuk Nuggets, red), maka sudah cukup,” kata Jokic. “Jika belum (cukup, red), pemain itu (Gilgeous-Alexander, red) pantas mendapatkannya. Dia benar-benar hebat,” lanjutnya.
Sementara itu Malone mengatakan jika Gilgeous-Alexander cukup layak meraih gelar MVP. Apalagi, peluangnya cukup terbuka. Guard asal Kanada itu masih membawa Thunder berada di puncak dengan rekor 53-12, jauh mengungguli Nuggets yang berada di runner-up dengan rekor menang kalah 43-23. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO